Harga Emas Antam Turun Rp12.000 pada 29 Juli 2026, Kini Dijual Rp2,601 Juta per Gram
- Antara FOTO
VIVA Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (29/7/2026). Berdasarkan pembaruan harga di laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam turun sebesar Rp12.000 per gram menjadi Rp2.601.000 dari posisi sebelumnya Rp2.613.000 per gram.
Penurunan harga juga terjadi pada nilai pembelian kembali atau buyback emas Antam. Saat ini, harga buyback berada di level Rp2.346.000 per gram. Nilai tersebut menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas batangan mereka kepada Antam.
Harga emas Antam dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar. Pergerakan harga dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk kondisi perdagangan emas dunia, nilai tukar rupiah, hingga sentimen ekonomi global.
Bagi masyarakat yang melakukan transaksi buyback dengan nilai di atas Rp10 juta, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Potongan pajak tersebut dilakukan secara langsung dari total nilai transaksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, pembelian emas batangan Antam juga dikenai PPh sebesar 0,25 persen yang dihitung dari harga dasar sebagaimana tercantum pada laman resmi Logam Mulia.
Untuk pecahan 0,5 gram, harga emas Antam dipatok Rp1.350.500. Sementara ukuran 1 gram dijual Rp2.601.000, ukuran 2 gram Rp5.142.000, dan ukuran 3 gram dibanderol Rp7.688.000.
Adapun emas ukuran 5 gram dijual seharga Rp12.780.000, sedangkan ukuran 10 gram dipasarkan dengan harga Rp25.505.000. Untuk ukuran yang lebih besar, emas 25 gram dijual Rp63.637.000, ukuran 50 gram Rp127.195.000, dan ukuran 100 gram mencapai Rp254.312.000.
Sementara itu, emas batangan Antam ukuran 250 gram dibanderol Rp635.515.000. Untuk ukuran 500 gram, harganya mencapai Rp1.270.820.000, sedangkan emas ukuran 1.000 gram atau 1 kilogram dipasarkan dengan harga Rp2.541.600.000.
Emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat karena dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang. Meski harga bergerak naik turun setiap hari, banyak investor memilih emas sebagai salah satu pilihan diversifikasi investasi, terutama saat kondisi ekonomi sedang bergejolak.