Lippo Karawaci Cetak Pendapatan Rp3,61 Triliun di Semester I-2026, Laba Bersih Capai Rp385 Miliar

Lippo Karawaci
Sumber :
  • Dok. Lippo

VIVA Jakarta – PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) hari ini mengumumkan laporan keuangan untuk semester pertama tahun 2026 yang berakhir pada 30 Juni 2026. LPKR berhasil membukukan pra penjualan sebesar Rp3,70 triliun, pendapatan mencapai Rp3,61 triliun, dan EBITDA sebesar Rp754 miliar, meningkat 20% dibandingkan Rp627 miliar pada Semester I 2025. 

img_title RUPSLB LPKR Sepakat Rombak Jajaran Dewan Komisaris dan Tarik 20,7 Juta Saham Treasuri

Sementara itu, laba bersih tercatat sebesar Rp385 miliar dan LPKR memiliki posisi kas sebesar Rp1,41 triliun hingga akhir Juni 2026.

Pada segmen real estate, pra penjualan yang mencapai Rp3,70 triliun, atau setara dengan 62% dari target sepanjang tahun ini, didorong oleh permintaan yang berkelanjutan terhadap hunian tapak di segmen rumah terjangkau maupun menengah di berbagai wilayah.

img_title Lippo Karawaci Perkuat Dukungan Pendidikan Anak di Kabupaten Tangerang

"Kami senang melihat momentum positif yang terus berlanjut pada bisnis real estate kami, dengan pra penjualan mencapai Rp3,70 triliun atau setara 62% dari target sepanjang tahun," ujar Chief Executive Officer (CEO) LPKR, John Riady dalam keterangan tertulis, Senin, 3 Agustus 2026.

Lippo Karawaci

Photo :
  • Dok. Lippo

img_title Kinerja Lippo Cikarang Semester I-2026: Segmen Rumah Tapak Dorong Pra-Penjualan ke Rp902 Miliar

Sementara itu, hunian tapak sendiri menyumbang 79% dari total pra penjualan, mencerminkan tingginya minat dari pembeli rumah pertama maupun pengguna akhir (end-user). 

"Permintaan tetap didominasi oleh hunian tapak, khususnya pada segmen rumah terjangkau dan menengah yang menjadi fokus utama strategi kami. Ke depan, kami akan terus memprioritaskan eksekusi di seluruh proyek township, sembari tetap menerapkan pengelolaan modal dan operasional yang disiplin serta prudent," tuturnya.

Pencapaian pra penjualan tersebut juga didukung oleh peluncuran Park Serpong Phase 7 & 8 pada Semester I 2026. Proyek baru ini berhasil memenuhi permintaan pasar, baik dari segmen masyarakat umum maupun kelas menengah, sekaligus memperkuat posisi LPKR sebagai salah satu pengembang utama di pasar hunian tapak.

Di dalam Lippo Karawaci (Holdco), penjualan rumah tinggal memberikan kontribusi sebesar Rp2,22 triliun, disusul penjualan unit komersial sebesar Rp464 miliar, penjualan kavling tanah sebesar Rp30 miliar, serta penjualan lahan pemakaman di San Diego Hills sebesar Rp65 miliar.

Momentum penjualan semakin diperkuat melalui peluncuran berbagai produk baru di Park Serpong Phase 7 & 8 selama Semester I 2026, yaitu Goldtops, Gold, Silver, Bronze, Urban, dan Treetops. Produk-produk tersebut ditawarkan dengan harga yang terjangkau dan mendapat respons positif, terutama dari segmen pembeli rumah terjangkau.

Halaman Selanjutnya
img_title