Fakta-fakta Syuting Film Lisa Blackpink: Kota Tua hingga Antusiasnya Warga

Kota Tua.
Sumber :
  • Instagram Kota Jakarta Utara

VIVA Jakarta – Proyek film internasional Extraction: Tygo, tidak saja menghebohkan karena dibintangi Lisa Blackpink. Tetapi juga film ini mendapat sorotan publik Tanah Air karena proses syutingnya dilakukan di berbagai tempat di Indonesia.

img_title Total Perankan Mantan Kiper Tarkam, Fedi Nuril Sampai Cedera Tahan Tendangan Keras

Dengan proses syuting di Tanah Air, memberi kesempatan untuk promos pariwisata dan industri kreatif lokal. Lebih dari itu, membuktikan kalau Indonesia jadi panggung aksi global. Dengan dukungan perizinan serta koordinasi pemerintahan, produksi ini menjadi contoh baru film berskala internasional yang mengambil latar negeri sendiri.

Berikut fakta-fakta penting proyek film yang melibatkan Lisa Blackpink ini:

img_title Jakarta Bakal Punya Open Dining di Atas Bus, Nikmati Kuliner Sambil Keliling Kota Tua

Syuting Mulai Desember 2025

Film yang dibintangi grup Kpop Blackpink, Lalisa “Lisa” Manobal serta aktor laga Korea ternama yakni Ma Dong-seok (Don Lee) dan Lee Jin-uk, direncanakan akan syuting hingga Maret 2026 di Indonesia. Ada beberapa lokasi yang dilaksanakan untuk pengambilan gambarnya, termasuk di kawasan Kota Tua Jakarta. Proses syuting ini juga telah mendapatkan izin dari Kepolisian RI.

img_title Hari Anak Nasional, CGV dan Make-A-Wish Hadirkan Momen Bahagia bagi Ratusan Anak

"Penyelenggara : PT. Asia Media Aliansi Group. Bentuk Acara : Shooting Film "Extraction : Tygo", izin dari Mabes Polri (karena melibatkan WNA dan 2 provinsi (wilkum Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto.

Lokasi-lokasi Syuting

Beberapa lokasi syuting Extraction: Tygo dilakukan di beberapa tempat, dan pihak Polda Metro Jaya memastikan sudah dapat izin. Pelaksanaannya sampai pada Maret 2026. 

"Waktu : 8 Desember 2025 s.d 30 Maret 2026. Tempat (Wilayah PMJ): Kota Tua, Kastil Batavia, Gedung CTC, Jembatan Baru, Muara Baru, Cikini Hospital, Bekasi dan Kota Depok," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto.

Syuting film ini juga tidak saja dilakukan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Tetapi juga dilaksanakan di kawasan Karst Citatah, Cipatat, yang berada di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Rekayasa Lalu Lintas, Jalan Ditutup

Proses syuting yang dilakukan baik itu di Jakarta hingga Tangerang, membuat pihak terkait melakukan rekayasa lalu lintas. Termasuk beberapa ruas jalan harus ditutup. Seperti beberapa jalan di Kota Tua, dilakukan penutupan pada akhir Januari, untuk kelancaran syuting pembuatan film ini.

Halaman Selanjutnya
img_title