Dishub DKI Warning PO Bus di Pulo Gebang: Kendaraan Bermasalah Wajib Tukar Armada!

Bus angkut pemudik di Terminal Pulo Gebang
Sumber :
  • VIVA/Kenny

VIVA Jakarta – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta terus melakukan pengawasan ketat terhadap armada angkutan Lebaran. Memasuki H-4 Idul Fitri, petugas melakukan inspeksi keselamatan atau ramp check besar-besaran terhadap seluruh bus yang beroperasi di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur.

img_title Transjakarta Buka Rute Khusus CFD Senayan-Ancol, Tarif Cuma Rp1 Saat Peluncuran

Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan para pemudik yang hendak pulang ke kampung halaman. Pemeriksaan ini dikomandoi langsung oleh Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Ujung Menteng.

"Untuk pelaksanaan ramp check, tentunya kita lakukan di setiap terminal masing-masing. Di Terminal Pulo Gebang, pemeriksaan terus diperketat, dilakukan oleh Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB) Ujung Menteng yang memeriksa semua bus yang akan diberangkatkan dari terminal terpadu ini," jelas Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta Ujang Harmawan di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Selasa, 17 Maret 2026.

img_title Penumpang Angkutan Umum Jakarta Melonjak, Libur Sekolah hingga HUT Jakarta Jadi Pemicu

Petugas menyisir setiap sudut bus, mulai dari elemen krusial seperti sistem pengereman dan kondisi ban, hingga aspek pendukung seperti fungsi lampu dan kelengkapan surat-surat kendaraan.

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan bus yang mengangkut pemudik benar-benar dalam kondisi aman dan siap beroperasi," ucap Ujang secara tegas.

img_title Tarif Bus Blok M-Soetta Naik Jadi Rp15 Ribu, Berlaku Mulai 1 September 2026

Sejauh ini, tim di lapangan masih menemukan adanya beberapa catatan teknis pada sejumlah armada. Namun, Dishub mengeklaim temuan tersebut masih dalam kategori wajar dan belum masuk tahap membahayakan kelaikan operasional.

Meski begitu, Dishub DKI tidak main-main. Catatan resmi tetap diberikan kepada Perusahaan Otobus (PO) jika ditemukan kekurangan sekecil apa pun. Jika tingkat kerusakan dinilai fatal dan mengancam nyawa penumpang, PO bus dipaksa untuk memarkirkan kendaraannya dan mencari pengganti.

"Kalau misalnya, catatannya banyak, kekurangannya cukup signifikan, maka kita minta kepada PO atau pemilik bus untuk menukar kendaraannya dengan yang lebih siap agar bisa mengangkut penumpang dengan aman dan selamat sampai tujuan," ujar Ujang menambahkan.

Sebagai informasi, Terminal Terpadu Pulo Gebang merupakan urat nadi mudik terbesar di Jakarta yang melayani rute trans Jawa hingga Sumatera. Dengan adanya pengecekan rutin ini, Dishub DKI berharap potensi kecelakaan lalu lintas dapat ditekan seminimal mungkin demi kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik.