Dorong Inovasi Layanan, Tangsel Evaluasi Kinerja BLUD Kesehatan
- Istimewa
VIVA Jakarta - Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyampaikan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui penguatan kapasitas dan inovasi di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan BLUD Bidang Kesehatan Semester II Tahun 2025 yang digelar di Puspemkot Tangsel, Senin (06/04/2026).
Dalam arahannya, Bambang mengatakan dari hasil evaluasi menunjukkan capaian kinerja yang cukup baik. Meski demikian, ia menekankan masih ada sejumlah aspek penting yang perlu diperkuat.
Menurut dia, hal itu mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembenahan laporan keuangan, hingga optimalisasi tim pendukung di setiap unit layanan.
“Saya ingin teman-teman semua jujur untuk membuka pemikiran kita, khususnya dalam memahami perkembangan layanan yang terus berubah,” kata Bambang, dalam keterangannya, dikutip pada Selasa, 7 April 2026.
Sebagai langkah konkret, Pemkot mendorong penguatan internal organisasi melalui pelatihan mandiri atau in-house training. Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan kompetensi aparatur sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pihak eksternal.
Menurut Bambang, karakter masyarakat Tangsel yang adaptif terhadap perubahan menjadi tantangan tersendiri bagi penyedia layanan kesehatan untuk terus berinovasi.
“Karakter masyarakat Tangerang Selatan itu cepat dalam mengadopsi perkembangan, sehingga layanan kita juga harus bisa mengikuti,” tutur Bambang.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya diversifikasi sumber pendapatan layanan kesehatan. Lalu, ketergantungan terhadap pembiayaan dari BPJS Kesehatan perlu diimbangi dengan pengembangan layanan bernilai tambah, tanpa melanggar ketentuan yang berlaku.
Bambang turut mendorong terciptanya budaya kerja yang terbuka dan kolaboratif. Ia mengajak seluruh jajaran untuk membuka ruang diskusi konstruktif serta memberikan kesempatan lebih luas bagi tenaga kesehatan, khususnya generasi muda, dalam menghadirkan inovasi.
“Jangan terlalu kaku, berikan ruang diskusi dan kesempatan bagi teman-teman, khususnya yang muda, untuk menyampaikan ide dan inovasi,” ujarnya.
Menutup arahannya, Bambang mengapresiasi atas capaian kinerja seluruh perangkat daerah. Ia juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan harus terus dilakukan secara berkelanjutan demi menjawab kebutuhan masyarakat yang dinamis.