Pesan Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Hanya Bekerja karena Komplain atau Viral!
- Dok. Pemprov DKI
VIVA Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan perubahan pola kerja dalam penanganan infrastruktur jalan di ibu kota. Ia meminta Pasukan Kuning Dinas Bina Marga tak lagi bersikap reaktif menunggu laporan warga atau isu viral.
Menurut Pram, pasukan kuning perlu bergerak jemput bola proaktif memantau kondisi di lapangan.
Pesan tersebut disampaikan Pram saat acara silaturahmi, dan halalbihalal bersama pasukan kuning di Kantor Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian, dan Pengukuran Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa, kemarin.
Pram bicara di hadapan lebih dari 1.000 personel. Ia menekankan kualitas pelayanan publik ditentukan dengankepekaan petugas dalam mendeteksi potensi masalah sejak dini.
Maka itu, ia juga meminta seluruh jajaran, khususnya kepala suku dinas di lima wilayah kota administrasi, memastikan jalanan tetap dalam kondisi aman tanpa harus menunggu aduan.
Dia meningatkan pekerjaan terkait pasukan kuning tidak cukup hanya mengandalkan laporan atau aduan warga.
"Jangan hanya bekerja karena komplain atau sesuatu yang viral. Kepekaan dan ketelitian dalam memantau kondisi jalan merupakan wujud pelayanan yang sesungguhnya,” kata Pram dikutip pada Rabu, 15 April 2026.
{{ photo_id=4007 }}
Pram mengapresiasi kinerja pasukan kuning yang selama ini jadi garda terdepan dalam menjaga infrastruktur kota.
Ia menilai dedikasi mereka, yang tetap bekerja dalam berbagai kondisi cuaca dan waktu, menjadi kontribusi nyata bagi kenyamanan warga Jakarta.
“Dengan jumlah sekitar 1.500 personel, kinerja yang ditunjukkan sangat baik. Saya memberikan apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh Pasukan Kuning,” ujar politikus senior PDI Perjuangan itu.
Sorotan juga diberikan pada respons cepat pasukan kuning dalam menangani kerusakan jalan akibat tingginya curah hujan pada akhir 2025 hingga awal 2026.
Menurut dia, langkah cepat tersebut sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan. Meskipun perbaikan yang dilakukan masih bersifat sementara.
Pram bilang melihat langsung pasukan kuning tetap siaga di lapangan dan bergerak cepat melakukan penanganan.
"Ini menunjukkan komitmen luar biasa dalam menjaga keselamatan pengguna jalan,” tutur eks Sekretaris Kabinet era Presiden Jokowi itu.