Ada Perbaikan Jalan Ambles di Sudirman, Lalu Lintas Direkayasa dan Lajur Dipangkas

Rekayasa lalu lintas pekerjaan karena ada perbaikan jalan di Jalan Jenderal Sudirman.
Sumber :
  • Dok. Pemkot Jaksel

VIVA Jakarta - Aktivitas di salah satu ruas tersibuk Jakarta kembali terganggu. Perbaikan jalan ambles di kawasan Jalan Jenderal Sudirman memicu rekayasa lalu lintas yang berdampak langsung pada arus kendaraan menuju Semanggi.

img_title Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Monas Saat Konser Akbar, Penutupan Jalan Bersifat Situasional

Rekayasan lalu lintas dilakukan sesuai tahapan pengerjaan. Perbaikan jalan ambles itu dilakukan  tepatnya setelah belokan dari Jalan Prof. Dr. Satrio di depan Gedung Sampoerna Strategic, Jakarta Selatan

"Akan dilakukan perbaikan kondisi jalan yang amblas di Jalan Jend. Sudirman sisi Timur, setelah belokan dari Jalan Prof. Dr. Satrio (sisi Utara Gedung Sampoerna Strategic)," tulis keterangan resmi Pemkot Jaksel dikutip pada Selasa, (5/5/2026).

img_title Jalan PKP Ciracas Jalani Proyek Drainase 167 Hari, Rekayasa Lalu Lintas Mulai Diberlakukan

Pun, selama proses perbaikan, satu lajur paling kiri arah Semanggi ditutup. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kepadatan, terutama pada jam sibuk, mengingat ruas Sudirman merupakan jalur utama mobilitas pekerja dan kendaraan umum.

Untuk menjaga kelancaran, dilakukan penyesuaian jalur kendaraan dengan skema rekayasa lalu lintas yang diterapkan secara bertahap.

img_title Catat! Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Terdampak Kunjungan PM Singapura Lawrence Wong

Langkah lain yang diambil adalah pembongkaran separator bus Transjakarta sepanjang kurang lebih 200 meter. Dengan skema ini, bus Transjakarta akan berbagi jalur dengan kendaraan umum (mix traffic) selama pekerjaan berlangsung.

Setelah proyek selesai, separator akan dipasang kembali seperti semula.

Pekerjaan ini bakal dilakukan bertahap dan terjadwal. Perbaikan jalan rencananya berlangsung mulai 1 Mei 2026 pukul 22.00 WIB hingga 5 Mei 2026 pukul 04.00 WIB. Pemilihan waktu malam hingga dini hari dilakukan untuk meminimalkan dampak terhadap aktivitas harian masyarakat. 

Pihak pelaksana, Perumda PAL Jaya, bertanggung jawab atas keselamatan seluruh pengguna jalan selama proyek berlangsung, baik kendaraan bermotor maupun tidak.

Masyarakat diimbau untuk menghindari ruas jalan tersebut dan mencari jalur alternatif guna mengurangi kepadatan.

Selain itu, pengendara juga diminta mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama.