Gunungan Sampah di Tamansari Jakbar Akhirnya Diangkut, Warga Lega Setelah Dua Hari

Pemerintah Kecamatan Taman Sari bergerak cepat menangani penumpukan sampah yang terjadi di Jalan Tamansari Raya RW 03, Kelurahan Maphar, Jakarta Barat
Sumber :
  • Dok. Pemkot Jakbar

VIVA Jakarta - Pemerintah Kecamatan Taman Sari bergerak cepat menangani penumpukan sampah yang terjadi di Jalan Tamansari Raya RW 03, Kelurahan Maphar, Jakarta Barat. Penanganan dilakukan secara langsung dengan melibatkan berbagai unsur kebersihan demi mengembalikan kenyamanan lingkungan warga.

img_title Bukan Sekadar Stiker, Program Pilah Sampah di Pasar Rebo Bikin Volume Sampah Menyusut

Camat Taman Sari, Simson Hutagalung, turun langsung memantau proses pengangkutan sampah pada Selasa (19/5/2026). Ia mengatakan kegiatan penanganan dilakukan selama dua hari sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

“Penanganan sampah berlangsung selama dua hari, mulai 19 hingga 20 Mei 2026, sebagai upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat,” kata Simson, dalam keterangan resmi Pemkot Jakbar dikutip pada Rabu, 19 Mei 2026.

img_title TPS Liar Ditutup Massal, Cakung Barat Perketat Pengawasan Sampah dari Luar Wilayah

Menurutnya, penanganan sampah dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan petugas Satuan Pelaksana (Satpel) Lingkungan Hidup, Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Maphar, koordinator kebersihan RW 03, hingga petugas gerobak sampah lingkungan.

Kolaborasi tersebut membuahkan hasil dengan diangkutnya sekitar 12 kubik sampah dari lokasi penumpukan. Pun, sampah kemudian dibawa menggunakan dua unit truk milik Satpel Lingkungan Hidup Kecamatan Tamansari menuju tempat pembuangan akhir.

img_title Operasi Cabut Pentil Kembali Digelar, Parkir Liar dan PKL Jadi Sasaran di Kembangan

“Hasilnya sebanyak 12 kubik sampah berhasil diangkut menggunakan dua unit truk sampah milik Satpel Lingkungan Hidup Kecamatan Tamansari untuk dibawa ke tempat pembuangan akhir,” ujar Simson.

Langkah cepat pemerintah kecamatan mendapat apresiasi dari warga sekitar. Salah satu warga sekaligus pemilik toko di kawasan tersebut, Fachrudin (32), mengaku lega karena penumpukan sampah akhirnya berhasil dibersihkan meski kondisi lalu lintas di lokasi cukup padat.

“Saya berterima kasih karena sampah berhasil diangkut sampai tuntas meskipun kondisi lalu lintas cukup padat. Semoga masyarakat juga semakin sadar untuk memilah sampah dari rumah agar penumpukan sampah bisa diminimalisir,” tutur Fachrudin.

Penanganan ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Hal itu termasuk membiasakan memilah sampah dari rumah agar volume sampah yang menumpuk di permukiman dapat terus ditekan.