LRT Jakarta Resmi Diperpanjang ke Dukuh Atas, Jalur Baru Disiapkan ke Bandara Soetta
- LRT Jabodebek
VIVA Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan memperpanjang jalur LRT Jakarta dari Velodrome–Manggarai hingga Dukuh Atas. Kebijakan itu diambil untuk memperkuat konektivitas transportasi massal di pusat ibu kota.
Dengan penambahan lintasan Manggarai–Dukuh Atas sepanjang sekitar dua kilometer, total panjang jalur LRT yang dibangun kini menjadi 14,2 kilometer dari sebelumnya 12,2 kilometer.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan keputusan tersebut sudah melalui berbagai pertimbangan. Dia mengaku sudah menerima masukan teknis hingga kemampuan fiskal pemerintah daerah.
Menurutnya, ia dan jajaran Pemprov DKI sudah rapat setelah mendapatkan masukan, saran, pertimbangan. Pun, kemampuan fiskal Pemerintah DKI Jakarta juga jadi bahan acuan.
"Untuk LRT yang diputuskan adalah extention dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas untuk menuntaskan satu jalur mulai dari Velodrome sampai dengan Dukuh Atas,” kata Pram di Balai Kota, dikutip pada Kamis, 21 Mei 2026.
Menurut Pram, tambahan jalur tersebut dilakukan agar pembangunan lintasan LRT bisa terselesaikan secara utuh dan memiliki konektivitas lebih optimal dengan moda transportasi lain di Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam konferensi pers usai rapat paripurna di Balairung, Balai Kota Jakarta.
- Dok. Ist
Pun, Pemprov DKI juga memutuskan untuk menambah investasi pembangunan proyek LRT Velodrome–Dukuh Atas menjadi Rp2,7 triliun.
Setelah proyek menuju Dukuh Atas rampung, pengembangan jalur LRT akan dilanjutkan ke kawasan utara Jakarta.
Rencana tersebut mencakup lintasan dari Velodrome menuju Jakarta International Stadium (JIS), Ancol, Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, hingga Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
“Sedangkan dari Velodrome, JIS, Ancol, kemudian nanti akan diteruskan sampai PIK 2 dan sampai dengan Soekarno-Hatta, rutenya diselesaikan kemudian. Sekarang baru selesai sampai dengan Ancol,” ujar politikus PDIP itu.
Pram sebelumnya menyampaikan bahwa peluang pengembangan jaringan LRT Jakarta agar dapat terhubung langsung dengan kawasan PIK 2 dan Bandara Soetta.
Pengembangan itu disebut juga jadi bagian penting dari sistem transportasi terintegrasi Jakarta berbasis loop atau jalur yang saling terkoneksi.
Dijelaskan Pram, secara trase, pengembangan jalur LRT hingga kawasan Ancol sebenarnya sudah mengantongi izin dari pemerintah pusat.
Menurutnya, pembangunan jaringan transportasi massal di wilayah utara Jakarta menjadi langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung mobilitas masyarakat.