Jalan Berlubang di Jaktim Jadi Sorotan, Perbaikan Dikebut Sesuai Arahan Gubernur
- Dok. Pemprov DKI
VIVA Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur terus mempercepat penanganan jalan berlubang di sejumlah wilayah. Dengan penanganan itu untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Pun, dari data Pemkot Jaktim, hingga Jumat (22/5/2026), tercatat ada 182 titik jalan berlubang di dua kecamatan sudah selesai diperbaiki.
Monitoring dan evaluasi dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto, bersama jajaran Suku Dinas Bina Marga Kota Jakarta Timur. Peninjauan difokuskan di wilayah Kecamatan Cakung dan Kecamatan Duren Sawit sebagai bagian dari upaya memastikan penanganan infrastruktur berjalan optimal.
Di wilayah Kecamatan Cakung, Kusmanto didampingi Camat Cakung, Rohmad, mengecek sejumlah ruas jalan strategis mulai dari Jalan Cakung Cilincing sisi barat dan timur, Jalan Raya Bekasi, hingga Jalan KRT Radjiman Widyodiningrat.
Hasil monitoring menunjukkan sebanyak 65 titik jalan berlubang di wilayah Cakung telah diperbaiki dengan baik guna mengurangi risiko kecelakaan dan gangguan lalu lintas.
Pun, peninjauan kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Duren Sawit bersama Camat Duren Sawit, Kelik Sutanto. Di sepanjang Jalan Pahlawan Revolusi, tercatat terdapat 117 titik jalan berlubang yang telah selesai diperbaiki secara maksimal.
Kusmanto menuturkan pihak Pemkot Jakarta Timur bakal terus melakukan kegiatan monitoring serupa di kecamatan lainnya. Langkah itu sebagai bentuk respons cepat terhadap keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak.
Selain memastikan perbaikan berjalan cepat, langkah tersebut juga dilakukan agar kondisi infrastruktur jalan tetap aman dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas setiap hari.
Kusmanto menuturkan penanganan jalan berlubang tidak bisa ditunda karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan.
“Hal tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung, agar penanganan infrastruktur dilakukan secara cepat dan tepat,” kata Kusmanto, dalam keterangan resmi Pemkot Jaktim, dikutip pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Menurutnya, penutupan jalan berlubang saat ini menjadi solusi jangka pendek sambil menunggu proses perbaikan permanen dilakukan di sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan lebih berat.
Pemerintah Kota Jakarta Timur juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan jalan rusak dapat dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya bersifat sementara.