LRT Jakarta Fase 1B Capai Progres 92 Persen dengan Catatan Keselamatan Impresif
- ANTARA/HO-PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
VIVA Jakarta - Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai mencatat capaian keselamatan kerja yang signifikan. Hingga awal Mei 2026, proyek transportasi massal tersebut berhasil membukukan 6.405.252 jam kerja tanpa kecelakaan kerja atau zero accident.
Capaian itu dinilai menjadi indikator penting di tengah proses pembangunan yang berlangsung di kawasan padat lalu lintas dan area kerja terbatas di ibu kota.
Direktur Proyek LRT Jakarta Fase 1B, Ramdani Akbar, menjelaskan keselamatan kerja menjadi prioritas utama selama proses konstruksi berlangsung. Keselamatan itu tak hanya bagi pekerja proyek tetapi juga masyarakat sekitar.
“Keselamatan bukan hanya bagian dari prosedur proyek, tetapi menjadi budaya kerja yang terus kami bangun bersama seluruh mitra dan pekerja di lapangan," kata Ramdani Akbar dalam keterangannya di Jakarta, dikutip pada Sabtu, 23 Mei 2026.
Dia bilang pihaknya ingin memastikan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B berjalan produktif, aman, dan tetap memperhatikan kenyamanan warga.
Menurutnya, pembangunan transportasi publik modern harus sejalan dengan perlindungan tenaga kerja serta keamanan lingkungan sekitar proyek.
PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro bersama kontraktor pelaksana proyek menerapkan standar keselamatan konstruksi yang mengacu pada Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 serta standar internasional ISO 45001:2018.
Penerapan standar tersebut tidak hanya bersifat administratif. Tapi, melainkan juga mencakup audit berkala, pelaporan insiden secara transparan, hingga evaluasi dan perbaikan berkelanjutan selama proyek berlangsung.
Ramdani menjelaskan, tantangan pembangunan LRT Jakarta Fase 1B cukup besar karena berada di kawasan dengan mobilitas tinggi dan ruang kerja yang terbatas. Karena itu, aspek keselamatan warga sekitar proyek juga menjadi perhatian penting selama proses konstruksi.
Selain fokus pada keselamatan, progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B juga terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga pekan pertama Mei 2026, progres konstruksi proyek telah mencapai 92,67 persen.
Jalur baru LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai nantinya diharapkan mampu memperkuat konektivitas transportasi perkotaan dan mendorong masyarakat beralih ke moda transportasi publik yang lebih terintegrasi, aman, serta ramah lingkungan.