50 Anak Korban Kebakaran Tambora Jakbar Dapat Trauma Healing, Begini Suasana Harunya
- Dok. Pemkot Jakbar
VIVA Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat memberikan pendampingan psikososial kepada anak-anak yang terdampak kebakaran di Jalan Krendang Barat, Krendang, Tambora, Jakarta Barat.
Sebanyak 50 anak penyintas mengikuti kegiatan trauma healing yang digelar di lokasi pengungsian pada Jumat (29/5). Program ini bertujuan membantu anak-anak mengurangi dampak psikologis setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran yang melanda kawasan tersebut.
Ketua Sub Kelompok Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Dinsos DKI Jakarta, Ira Ayu Puspita, menjelaskan metode pemulihan trauma disesuaikan dengan kelompok usia peserta agar kegiatan terasa ringan dan menyenangkan.
Dia bilang rangkaian kegiatan itu seperti bernyanyi Bersama seperti kuis-kuis yang ringan, menggambar.
"Intinya memang tidak bertujuan untuk mereka berpikir secara berat gitu ya. Dan itu dibagi sesuai dengan usia-usianya, ada untuk usia SD, ada untuk SMP," kata Ira, dalam keterangan resmi Pemkot Jakbar dikutip pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Musala Al-Hikmah yang saat ini menjadi salah satu lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran. Layanan psikososial dimulai sejak pukul 14.30 WIB dan pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
"Dan memang kegiatan ini kita tidak ada patokan di waktu ya. Lebih kondisional saja, melihat situasi dan kondisi dari tempat untuk kita memberikan layanan itu," jelas Ayu.
Dari momen itu menunjukkan suasana hangat dan penuh semangat. Puluhan anak tampak berkumpul di lantai dua musala mengikuti berbagai aktivitas yang dipandu petugas.
Rangkaian kegiatan itu bernyanyi bersama, menggambar, hingga menjawab pertanyaan ringan seputar cita-cita dan aktivitas favorit.
Untuk menambah semangat peserta, petugas juga menyiapkan sejumlah hadiah yang diberikan kepada anak-anak yang aktif mengikuti kegiatan.
Kegiatan trauma healing ini digelar menyusul kebakaran yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Krendang Barat pada Kamis (28/5) malam.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, mengatakan sedikitnya 27 rumah tinggal terdampak dalam insiden tersebut. "Objek yang terdampak, 27 rumah tinggal," kata Syaiful Kahfi.
Imbas kebakaran itu, sebanyak 113 kepala keluarga (KK) atau sekitar 250 warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka tidak lagi dapat ditempati. Para penyintas saat ini menempati musala dan tenda-tenda bantuan yang disediakan pemerintah.