330 KK Terdampak Kebakaran Kemayoran, Tenda dan Layanan Kesehatan Darurat Disiapkan
- Dok. Pemkot Jakpus
VIVA Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Pusat bergerak cepat memberikan dukungan kemanusiaan bagi warga korban kebakaran di kawasan Pasar Jiung, Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran. Layanan darurat disiagakan untuk membantu ratusan keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.
Sebagai langkah awal penanganan, PMI Jakarta Pusat menyiapkan dua unit tenda pengungsian untuk menampung warga terdampak. Tenda tersebut ditempatkan di lokasi pengungsian yang berada di Lapangan Jusuf Hamka, Jalan Benyamin Sueb.
Ketua PMI Jakarta Pusat, Asep Djuanda, menuturkan bahwa fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung kebutuhan dasar para korban selama masa tanggap darurat berlangsung.
Selain penyediaan tenda, PMI juga langsung mengerahkan tim kesehatan dan dua unit ambulans sesaat setelah menerima laporan kebakaran.
"Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan pertolongan pertama sekaligus memantau kondisi kesehatan warga yang terdampak kebakaran," kata Asep, dalam keterangan resmi Pemkot Jakarta Pusat, dikutip pada Rabu, 3 Juni 2026.
Keberadaan tim medis dinilai penting mengingat banyak warga yang harus mengungsi dan berpotensi mengalami gangguan kesehatan akibat kelelahan, paparan asap, maupun kondisi pascakebakaran lainnya.
Dalam penanganan bencana ini, PMI Jakarta Pusat juga terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta guna memastikan kebutuhan logistik para pengungsi dapat terpenuhi.
Menurut Asep, pembagian tugas dilakukan agar pelayanan kepada korban berjalan optimal. PMI berfokus pada distribusi bantuan pada malam hari. Pun, kebutuhan warga pada siang hari ditangani oleh Dinas Sosial.
"Menurut Asep, untuk memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi, PMI terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta," tuturnya.
Skema tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan bantuan bagi para korban selama masa pengungsian berlangsung.
Di tengah perhatian terhadap kondisi pengungsi, PMI juga menyiapkan langkah lanjutan terkait pemulihan psikologis korban, terutama anak-anak yang terdampak langsung oleh kebakaran.
Namun untuk saat ini, fokus utama masih berada pada fase tanggap darurat dan pemenuhan kebutuhan mendesak para korban. Dia bilang untuk pemulihan trauma, pihaknya memiliki prosedur untuk evakuasi dan recovery.