Kebakaran Dekat Rel Bikin KRL Tanah Abang-Duri Tersendat, Penumpang Diminta Bersabar
- Antara
VIVA Jakarta - Kebakaran yang terjadi di kawasan permukiman warga di dekat jalur rel menyebabkan perjalanan Commuter Line lintas Tanah Abang-Duri mengalami gangguan pada Jumat pagi ini. Kondisi tersebut berdampak pada keterlambatan sejumlah perjalanan kereta.
KAI Commuter memastikan gangguan perjalanan terjadi karena adanya kebakaran yang berlangsung di sekitar jalur rel. Dengan kondisi itu, operasional kereta untuk sementara harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Terdapat kelambatan perjalanan Commuter Line di antara Stasiun Tanah Abang-Duri akibat adanya kebakaran di area permukiman warga yang berada di sekitar jalur rel," demikian tulis keterangan KAI Commuter Line melalui akun X, dikutip pada Jumat, 5 Juni 2026.
Hingga informasi tersebut disampaikan, proses pemadaman masih berlangsung dan ditangani oleh petugas terkait. KAI Commuter menyatakan operasional perjalanan kereta di lokasi masih menunggu kondisi jalur benar-benar aman untuk dilintasi.
"Saat ini, proses pemadaman masih berlangsung dan sedang ditangani oleh petugas terkait. Demi menjaga keselamatan bersama, operasional Commuter Line di lokasi tersebut untuk sementara menunggu hingga kondisi jalur dinyatakan aman dan dapat dilalui kembali," lanjut keterangan KAI Commuter Line.
KAI Commuter menegaskan aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam pengoperasian kereta. Karena itu, perjalanan akan kembali dinormalkan setelah petugas memastikan area sekitar rel bebas dari potensi bahaya yang dapat mengganggu perjalanan.
Para pengguna Commuter Line juga diminta untuk terus memantau informasi resmi serta mengikuti arahan petugas yang berada di stasiun maupun di lokasi terdampak.
"Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan. Pembaruan informasi diupdate seiring dengan perkembangan di lokasi," tambah keterangan tersebut.
KAI Commuter pun memastikan akan terus memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan kondisi di lapangan hingga operasional perjalanan kembali berjalan normal.