Tangsel Siaga! Benyamin Ajak Warga Lawan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
- Istimewa
VIVA Jakarta - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan perlindungan terhadap perempuan dan anak tak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat untuk menghadapi berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks termasuk ancaman yang muncul di ruang digital.
Menurut Benyamin, perempuan dan anak merupakan kelompok yang harus mendapatkan perlindungan maksimal agar dapat hidup, tumbuh, dan berkembang dalam lingkungan yang aman. Selain itu, perempuan dan anak juga bebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun diskriminasi.
“Perempuan dan anak harus mendapatkan perlindungan yang optimal. Mereka berhak hidup, tumbuh, dan berkembang dalam lingkungan yang aman serta terbebas dari berbagai bentuk kekerasan, diskriminasi, maupun perlakuan yang merugikan,” kata Benyamin, dalam keterangannya, Senin, 22 Juni 2026.
Ia menilai tantangan yang dihadapi perempuan dan anak saat ini terus berkembang seiring perubahan zaman. Jika sebelumnya ancaman lebih banyak terjadi dalam lingkungan sosial secara langsung, kini risiko juga muncul melalui pemanfaatan teknologi dan aktivitas di dunia digital.
Maka itu, menurut dia, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus memperkuat berbagai program perlindungan. Langkah itu melalui edukasi, sosialisasi, pendampingan, hingga peningkatan layanan pengaduan yang mudah dijangkau masyarakat.
Dia mengatakan Langkah itu dilakukan agar setiap kasus dapat ditangani secara cepat, tepat, dan menyeluruh.
Benyamin mengingatkan masyarakat agar tak ragu melaporkan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Pemkot Tangsel sudah menyediakan layanan darurat yang bisa diakses selama 24 jam melalui hotline Tangsel Siaga 112 maupun WhatsApp di nomor 0813-8020-1112.
“Pencegahan harus menjadi fokus utama. Semakin kuat ketahanan keluarga dan semakin tinggi kesadaran masyarakat, maka potensi terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditekan,” lanjut Benyamin.
Selain perkuat sistem perlindungan, Benyamin menaruh perhatian besar pada pentingnya literasi digital bagi anak-anak dan orang tua. Menurutnya, perkembangan teknologi membawa manfaat besar. Namun, juga menghadirkan berbagai risiko yang harus diantisipasi bersama.
Dia mengatakan perkembangan teknologi memang bawa banyak manfaat. Namun, juga menghadirkan tantangan baru.
"Karena itu, pendampingan orang tua dan edukasi digital menjadi sangat penting agar anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara bijak dan aman,” tuturnya.