Tangsel Jamin Anak Tetap Sekolah, Bantuan Rp1,8 Juta Disalurkan ke SMP Swasta

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Bambang Noertjahjo,
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Jakarta - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga akses pendidikan bagi seluruh anak usia sekolah. Untuk tahun ajaran 2026/2027, Pemkot Tangsel menyiapkan bantuan pendidikan bagi calon peserta didik yang tak diterima di SMP Negeri dan memilih melanjutkan pendidikan di sekolah swasta.

img_title Perluas Jejaring Asia Tenggara, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Thailand

Langkah ini diambil sebagai solusi atas keterbatasan daya tampung SMP negeri yang setiap tahun tak mampu menampung seluruh lulusan sekolah dasar. Melalui program itu, pemerintah ingin memastikan tak ada anak yang kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan hanya karena tak lolos seleksi masuk sekolah negeri.

Sekretaris Daerah Kota Tangsel Bambang Noertjahjo menjelaskan bantuan pendidikan itu merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjamin keberlangsungan pendidikan masyarakat.

img_title Wamen Fajar Tegaskan Pidato Presiden Prabowo Adalah Pandangan Utuh Pembangunan Manusia

"Kami Pemerintah Kota Tangsel sudah menyiapkan bantuan pendidikan yang dapat dimanfaatkan oleh para calon siswa yang tidak terdaftar di SMP negeri, dengan nilai Rp1,8 juta per siswa di sekolah yang sudah berafiliasi dengan Dinas Pendidikan," kata Bambang, dalam keterangannya, Rabu, 24 Juni 2026.

Bantuan itu diharapkan bisa meringankan beban biaya pendidikan yang harus ditanggung orang tua saat anak mereka melanjutkan sekolah ke SMP swasta.

img_title IKADIM dan Unhan RI Jajaki Kolaborasi Penguatan SDM Unggul Nasional

Adapun Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangsel Deden Deni menyampaikan program bantuan tahun ini secara khusus diprioritaskan bagi peserta didik yang tidak diterima dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP negeri.

"Tahun ini kuota bantuan pendidikan akan diberikan kepada peserta didik di 94 sekolah swasta," kata Deden.

Menurutnya kebijakan itu jadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam menjaga semangat belajar generasi muda. Selain itu, untuk memastikan program wajib belajar tetap berjalan optimal.

Deden bilang setiap siswa yang memenuhi kriteria akan mendapatkan bantuan sebesar Rp1,8 juta untuk membantu biaya pendidikan selama menempuh jenjang SMP.

"Ini untuk membantu meringankan beban biaya orang tua agar anaknya tetap menempuh pendidikan di jenjang SMP dan pemerintah kota hadir mendukung wajib belajar anak sesuai dengan masa pendidikannya," ujar Deden.

Ada sejumlah syarat yang mesti dipenuhi agar peserta didik mendapatkan bantuan pendidikan, yakni:

Halaman Selanjutnya
img_title