Sering Bikin Truk Nyangkut, Kabel Semrawut di Kalideres Ditertibkan secara Bertahap
- Dok. Pemkot Jakbar
VIVA Jakarta - Keluhan warga mengenai kabel utilitas yang semrawut dan menjuntai di kawasan Kalideres, Jakarta Barat mendapat tindak lanjut. Suku Dinas Bina Marga (SDBM) Jakarta Barat mulai melakukan penataan jaringan kabel udara di sejumlah ruas jalan dengan memindahkannya secara bertahap ke jaringan bawah tanah.
Penataan difokuskan di koridor Jalan Peta Barat dan Jalan Peta Selatan, Kecamatan Kalideres. Pekerjaan tersebut telah dimulai sejak Rabu (24/6) dan melibatkan Asosiasi Penyelenggara Jasa Telekomunikasi (APJATEL) bersama para pemilik jaringan utilitas.
Kepala Seksi Prasarana, Sarana dan Utilitas Kota (PSUK) serta Penerangan Jalan Umum (PJU) SDBM Jakarta Barat, Abdul Jabbar menjelaskan penataan dilakukan sebagai respons atas banyaknya aduan masyarakat terkait kondisi kabel udara yang dinilai mengganggu keselamatan dan estetika kawasan.
"Saat ini proses penataan terus berjalan. Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat bersama APJATEL dan para pemilik jaringan utilitas, kabel-kabel yang sebelumnya berada di udara secara bertahap dipindahkan ke jaringan bawah tanah," kata Jabbar dalam keterangan resmi Pemkot Jakbar, dikutip pada Jumat, 26 Juni 2026.
Jakarta Barat lakukan operasi penertiban kabel semrawut di Pegadungan Kalideres.
- Dok. Pemkot Jakbar
Menurut Jabbar, proses pemindahan dilakukan secara bertahap agar layanan telekomunikasi masyarakat tetap berjalan normal selama pekerjaan berlangsung. Setelah seluruh jaringan berhasil direlokasi, kabel udara yang sudah tak lagi digunakan akan diputus dan ditertibkan.
"Ini perlu dilakukan bertahap supaya layanan telekomunikasi masyarakat tetap berjalan dan tidak mengalami gangguan," katanya.
Dia menambahkan penataan kabel di kawasan Kalideres belum berhenti di dua ruas jalan tersebut. Program ini juga akan menyasar Jalan Peta Utara dan Jalan Utan Jati dengan target penyelesaian hingga akhir tahun.
"Termasuk di koridor Jalan Peta Utara, Jalan Peta Barat, Jalan Peta Selatan, dan Jalan Utan Jati dengan target sampai akhir tahun," jelas Jabbar.
SDBM Jakarta Barat terus berkoordinasi dengan APJATEL dan seluruh operator jaringan agar proses penataan dapat dipercepat sehingga seluruh titik yang masih semrawut bisa segera dibenahi.
"Kami apresiasi masukan dari warga dan berupaya mendorong penataan jaringan utilitas yang lebih rapi bagi masyarakat," ujarnya.