Minat Naik Transportasi Umum Jakarta Terus Meningkat, TransJakarta Dominasi Penumpang
- Instagram pt_transjakarta
VIVA Jakarta - Penggunaan transportasi umum di Jakarta menunjukkan tren yang semakin positif. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta melaporkan jumlah pengguna MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan TransJakarta pada Mei 2026 masih mengalami pertumbuhan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan ini mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat memanfaatkan angkutan umum sebagai sarana mobilitas sehari-hari. Meskipun secara bulanan terjadi sedikit penurunan akibat banyaknya hari libur selama Mei.
Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto menuturkan TransJakarta masih jadi moda dengan jumlah penumpang terbanyak, disusul MRT Jakarta dan LRT Jakarta.
Sepanjang Mei 2026, jumlah penumpang MRT Jakarta mencapai 3.857.969 orang, LRT Jakarta 119.185 orang, sedangkan TransJakarta, termasuk layanan Mikrotrans, melayani 35.585.808 penumpang.
Secara tahunan, seluruh moda tersebut mencatat pertumbuhan dibandingkan Mei 2025.
"Dibandingkan kondisi Mei 2025, jumlah penumpang MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta mengalami peningkatan masing-masing sebesar 5,03 persen, 11,23 persen, dan 6,98 persen," kata Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto dikutip pada Kamis, 2 Juli 2026.
Namun, jika dibandingkan dengan April 2026, jumlah penumpang pada ketiga moda tersebut justru mengalami penurunan.
MRT Jakarta mencatat penurunan sebesar 0,55 persen, LRT Jakarta turun 0,28 persen, sementara TransJakarta mengalami penurunan yang lebih besar, yakni 6,16 persen.
Menurut Kadarmanto, penurunan tersebut dipengaruhi oleh banyaknya hari libur nasional dan cuti bersama yang terjadi sepanjang Mei sehingga aktivitas perjalanan masyarakat ikut berkurang.
"Pada bulan Mei, banyak terdapat hari libur, sehingga dengan banyaknya hari libur berdampak kepada tiga moda ini yang penumpangnya terjadi penurunan," kata Kadarmanto.
Perjalanan MRT Turun, LRT dan Armada TransJakarta Bertambah
Selain jumlah penumpang, BPS juga mencatat pergerakan operasional masing-masing moda transportasi.
Selama Mei 2026, MRT Jakarta mengoperasikan 7.845 perjalanan. Jumlah tersebut turun 1,40 persen dibandingkan April 2026 dan berkurang 0,83 persen dibandingkan Mei tahun sebelumnya.
Berbeda dengan MRT, LRT Jakarta justru meningkatkan frekuensi operasional. Moda ini mencatat 6.324 perjalanan sepanjang Mei, naik 3,37 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan bertambah 0,24 persen secara tahunan.
Sementara itu, layanan TransJakarta juga terus memperkuat armada operasionalnya. Pada Mei 2026 tercatat 4.639 unit bus beroperasi, meningkat 1,09 persen dibandingkan April 2026 dan naik 1,07 persen dibandingkan Mei 2025.