Bukan Sekadar Stiker, Program Pilah Sampah di Pasar Rebo Bikin Volume Sampah Menyusut
- Dok. Pemkot Jaktim
VIVA Jakarta - Kesadaran warga RT 09 RW 02, Kelurahan Baru, Pasar Rebo, Jakarta Timur dalam memilah sampah dari rumah tangga mulai membuahkan hasil. Sebagai bentuk apresiasi sekaligus monitoring, Pemerintah Kelurahan Baru menempelkan stiker pada rumah-rumah warga yang telah menjalankan pemilahan sampah sesuai ketentuan.
Program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengurangi timbulan sampah dari sumbernya. Hal itu sebagaimana diatur dalam Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pemilahan Sampah dari Rumah Tangga.
Kegiatan penempelan stiker dipimpin langsung oleh Lurah Baru, Ichwan Hanafi, didampingi Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Baru Muhidin serta jajaran aparatur sipil negara (ASN) Kelurahan Baru.
Ichwan mengatakan, selain memberikan apresiasi kepada warga yang telah disiplin memilah sampah, kegiatan tersebut juga bertujuan memastikan program berjalan secara konsisten di lingkungan masyarakat.
"Kita baru saja melaksanakan kegiatan penempelan stiker dan monitoring kegiatan pilah sampah di wilayah RT 09 RW 02, dalam rangka mendukung Program Gubernur DKI Jakarta, yang tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomer 5 Tahun 2026, tentang pemilahan sampah dari rumah tangga," kata Ichwan, dalam keterangan resmi Pemkot Jaktim, dikutip pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Berdasarkan hasil monitoring, program tersebut mendapat dukungan dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari pengurus RT dan RW, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), hingga warga setempat.
Menurut Ichwan, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan sampah dari sumbernya.
"Mudah-mudahan semua warga di wilayah Kelurahan Baru dapat melakukan dengan baik terkait pilah sampah dari rumah tangga, agar dapat mengurangi sampah yang dihasilkan dari rumah tangga di wilayah Kecamatan Pasar Rebo khususnya Kelurahan Baru," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua RT 09 RW 02, Iskak Supriyadi, menjelaskan sebelum program berjalan, wilayahnya masih sering menghadapi persoalan penumpukan sampah.
Namun, melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan oleh pihak kelurahan, kecamatan, Suku Dinas Lingkungan Hidup, serta pengurus lingkungan, kesadaran warga terus meningkat.
Saat ini, sekitar 90 persen warga telah rutin memilah sampah dari rumah masing-masing.