150 Penumpang KM Makmur Jaya Dievakuasi, Kapal Mati Mesin di Tengah Laut Gegara BBM Campur Air

150 penumpang Kapal Motor (KM) Makmur Jaya berhasil dievakuasi dengan selamat di Pulau Pari, Kepulauan Seribu.
Sumber :
  • Dok. Pemkab Aministrasi Kepulauan Seribu

VIVA Jakarta - Sebanyak 150 penumpang Kapal Motor (KM) Makmur Jaya berhasil dievakuasi dengan selamat setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami gangguan mesin di perairan sebelah barat Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan, Minggu, 5 Juli 2026.

img_title Distribusi BBM dan Air Bersih Jadi Prioritas Pembangunan Kepulauan Seribu

Insiden tersebut sempat membuat kapal terombang-ambing di tengah laut. Beruntung, respons cepat petugas gabungan membuat seluruh penumpang berhasil diselamatkan tanpa adanya korban jiwa maupun korban luka.

Komandan Regu (Danru) BPBD Posko Kepulauan Seribu Iwan Teja HKA mengatakan laporan mengenai kapal yang mengalami gangguan diterima melalui grup koordinasi lintas sektor Pulau Pari. Setelah menerima informasi, petugas langsung bergerak menuju lokasi.

img_title DKI Perkuat Gerakan Pilah Sampah, Kepulauan Seribu Jadi Model Pengelolaan Berbasis Warga

"Petugas gabungan yang terdiri dari BPBD DKI Jakarta, Polsubsektor, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, KSOP, Dinas Perhubungan, Sudin Gulkarmat, PK3D, Suku Dinas Lingkungan Hidup, Pos Kesehatan, serta FKDM segera menuju lokasi untuk melakukan penyelamatan," kata Iwan, dalam keterangannya, Senin, 6 Juli 2026.

BBM Tercampur Air

img_title Harga Pertamax Tak Turun Meski Minyak Dunia Melemah, Ini Penjelasan Pakar

Iwan menjelaskan KM Makmur Jaya berangkat dari Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara, menuju Pulau Pramuka dengan membawa 150 penumpang sesuai manifes.

Namun, sekitar pukul 09.55 WIB, saat melintas di perairan sebelah barat Pulau Pari, kapal mendadak mengalami gangguan mesin.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh awak kapal, diketahui bahan bakar minyak (BBM) tercampur air sehingga mesin tidak dapat beroperasi.

"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh awak kapal, diketahui Bahan Bakar Minyak (BBM-red) tercampur air sehingga mesin tidak dapat beroperasi. Akibatnya kapal terombang-ambing di tengah laut selama kurang lebih 10 menit," jelas Iwan.

Usai proses evakuasi, seluruh penumpang menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi mereka tetap baik.

Sekitar pukul 13.20 WIB, seluruh penumpang kemudian diberangkatkan kembali menuju Pulau Pramuka menggunakan kapal milik Dinas Perhubungan dan BPBD DKI Jakarta.

"Sekitar pukul 13.20 WIB, para penumpang diberangkatkan kembali menuju Pulau Pramuka menggunakan kapal milik Dinas Perhubungan dan BPBD DKI Jakarta," ujar Iwan.

Berdasarkan hasil pendataan, insiden itu tak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Sementara itu, kerugian material akibat kerusakan kapal diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

Kapten KM Makmur Jaya, Murinan membenarkan gangguan mesin dipicu oleh bahan bakar yang tercampur air sehingga mesin kehilangan tenaga. Dia menuturkan kapal tak bisa melanjutkan pelayaran.

Halaman Selanjutnya
img_title