Jalan Amblas di Kebon Jeruk Ditutup Sebagian, Perbaikan Segera Dilakukan

Jalan Assirot di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, amblas hingga berlubang sedalam 2,5 meter.
Sumber :
  • Dok. Ist

VIVA Jakarta Sebagian ruas Jalan Assirot di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ditutup setelah mengalami ambles pada Selasa. Meski demikian, arus lalu lintas masih dapat melintas melalui satu lajur dan tidak menimbulkan kemacetan yang berarti.

img_title Hadapi Musim Kemarau, Pemerintah Siapkan Strategi Tekan Karhutla

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Barat langsung berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mempercepat proses penanganan.

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan pihaknya telah menginstruksikan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait agar segera melakukan perbaikan jalan yang rusak tersebut.

img_title Habitat Orangutan di Kaltim Diperkuat, Menhut Siapkan Preservasi 87 Ribu Hektare

“Sudah ditindaklanjuti ke Sudin Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga ya. Nanti perkembangannya akan diinfokan lagi,” kata Iin dikutip dari Antara, Selasa.

Insiden jalan amblas itu sebelumnya menjadi perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial. Lubang muncul tepat di bagian tengah jalan yang biasa dilalui kendaraan.

img_title Anwar Abbas Dorong Pembentukan UU Pelarangan LGBT, Singgung Perpres dan Pancasila

Camat Kebon Jeruk Agus Mulyadi memastikan laporan mengenai kejadian tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas sejak Selasa pagi.

“Saya sudah dapat laporannya. Petugas dari SDA tadi sudah ke sana untuk lakukan penanganan. Sampai sekarang, belum diindetifikasi penyebab amblasnya jalan itu,” ungkap Agus di Jakarta, Selasa.

Menurut Agus, tidak ada korban jiwa maupun korban luka akibat insiden tersebut.

Untuk mendukung proses perbaikan, sebagian badan Jalan Assirot ditutup sehingga kendaraan hanya dapat melintas melalui satu lajur. Meski terjadi penyempitan jalan, kondisi lalu lintas di lokasi dilaporkan masih terkendali.

Di lokasi kejadian, sejumlah petugas terlihat memperlebar lubang yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 2,5 meter guna memudahkan proses perbaikan.

Selain itu, terpasang spanduk bertuliskan “Mohon Maaf Ada Kegiatan Pekerjaan Saluran”, yang mengindikasikan adanya saluran di bawah ruas jalan yang mengalami ambles. Hingga kini, penyebab pasti amblasnya jalan tersebut masih dalam proses identifikasi oleh petugas.