Bekas TPS Liar di Cibubur Berubah Total, Taman Caglak Kini Jadi Ikon Baru Lingkungan

Bekas TPS liar di Cibubur disulap jadi taman cantik.
Sumber :
  • Dok. Pemkot Jaktim

VIVA Jakarta - Wajah sebuah lahan di Jalan Masjid RT 10 RW 02, Kelurahan Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, berubah drastis. Area yang sebelumnya identik dengan tumpukan sampah liar dan kondisi semrawut kini disulap menjadi ruang terbuka hijau bernama Taman Caglak.

img_title Hari Anak Nasional 2026: Masa Depan Anak Dimulai dari Hal-hal Kecil yang Sering Terlupakan

Taman itu menghadirkan pemandangan yang jauh lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi warga.

Penataan tersebut merupakan bagian dari program penataan kawasan unggulan triwulan kedua yang dijalankan Kelurahan Cibubur. 

img_title Jalan PKP Ciracas Jalani Proyek Drainase 167 Hari, Rekayasa Lalu Lintas Mulai Diberlakukan

Lahan seluas sekitar 240 meter persegi dengan panjang 80 meter dan lebar 3 meter itu dipilih setelah mendapat persetujuan dari Ketua RT dan RW setempat.

Nama Taman Caglak diambil karena lokasinya berada tepat di sisi Kali Caglak, yang menjadi penanda kawasan tersebut.

img_title Bekas Lokasi Pembuangan Sampah Ilegal di Ciracas Disulap Jadi Taman Cantik

Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kelurahan Cibubur, Heru Kristianto, menjelaskan proses penataan dimulai sejak April dan rampung pada Juni 2026 dengan melibatkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

"Kegiatan pembuatan taman penataan kawasan triwulan kedua dimulai bulan April hingga selesai pada bulan Juni 2026. Dalam pembuatan taman ini kita menyerahkan sebanyak 10 petugas PPSU Kelurahan Cibubur," kata Heru, dalam keterangan resmi Pemkot Jakarta Timur, dikutip pada Rabu, 8 Juli 2026.

Tak sekadar menghadirkan ruang hijau, taman ini juga dirancang memiliki nilai edukatif. Di dalamnya terdapat deretan patung yang menggambarkan perkembangan moda transportasi Jakarta, mulai dari transportasi tempo dulu hingga transportasi modern. 

Sebagai pelengkap, replika Monumen Nasional (Monas) turut dipasang untuk memperkuat identitas Jakarta.

Menurut Heru, keberadaan taman tersebut diharapkan dapat mengubah kebiasaan masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan. Ia meminta warga ikut menjaga kebersihan dengan memanfaatkan fasilitas tempat sampah yang telah disediakan.

“Diharapkan setelah dibuat taman ini, warga sekitar ikut menjaga dan tidak membuang sampah sembarangan agar area ini tetap rapi dan bersih," ujar Heru.

Perubahan kawasan ini juga disambut antusias warga. Ketua RT 10 RW 02 Kelurahan Cibubur, Karyoto, mengungkapkan lokasi tersebut sebelumnya dikenal sebagai kawasan kumuh karena dipenuhi bekas galian kabel serta keberadaan warung-warung liar di tepi jalan.

Kini, kondisi itu berubah sepenuhnya menjadi ruang publik yang lebih tertata dan sedap dipandang.

“Alhamdulillah, warga sangat senang lokasi ini dipilih dalam program penataan kawasan. Sekarang menjadi lebih indah, bersih, tertata, dan menarik dipandang karena posisinya persis di pinggir jalan,” tutur Karyoto.

Ia berharap seluruh masyarakat memiliki rasa tanggung jawab untuk merawat taman agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Jangan buang sampah sembarangan, buang sampah yang sudah disediakan tempat sampah di taman ini. Pesan saya, tolong jaga lingkungan masing-masing, jangan dikotor,” ujarnya.