Ruko Elektronik di Ancol Ludes Terbakar, Kerugian Tembus Rp1 Miliar Diduga Dipicu Korsleting Listrik
- Istimewa/AI
VIVA Jakarta – Kebakaran hebat melanda sebuah ruko elektronik di Komplek Ruko Mahkota Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, pada Sabtu, 11 Juli 2026. Insiden tersebut menghanguskan bangunan seluas sekitar 70 meter persegi dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara memastikan tidak hanya bangunan yang terdampak, tetapi juga berbagai aset di dalam ruko milik Yohanes (51) ikut musnah dilalap api.
“Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp1 miliar,” kata Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman.
Dari hasil penanganan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Insiden itu pertama kali diketahui seorang saksi yang melihat kepulan asap keluar dari salah satu ruko di kawasan tersebut.
Menyadari situasi darurat, saksi segera menghubungi petugas pemadam kebakaran agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 14.15 WIB. Lima menit kemudian, tim pemadam sudah tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
50 Personel Dikerahkan
Untuk mengendalikan kobaran api, Sudin Gulkarmat Jakarta Utara mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 50 personel.
Proses pemadaman berlangsung selama lebih dari tiga jam mengingat besarnya kobaran api dan banyaknya material yang mudah terbakar di dalam ruko elektronik tersebut.
“Api berhasil dipadamkan pukul 17.48 WIB dan situasi sudah dapat ditangani petugas,” jelas Gatot.
Usai kejadian, Gatot mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu instalasi listrik yang tidak layak atau kurang mendapat perawatan.
Ia mengimbau warga melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
"Periksa instalasi listrik secara rutin dan jangan membakar sampah atau yang lainnya di siang hari. Sediakan alat pemadam api ringan di rumah masing-masing," ujar Gatot.