Penumpang Angkutan Umum Jakarta Melonjak, Libur Sekolah hingga HUT Jakarta Jadi Pemicu
- Dok. Transjakarta
VIVA Jakarta - Mobilitas warga Jakarta meningkat tajam sepanjang Juni 2026. Kondisi itu tercermin dari lonjakan jumlah penumpang di tiga moda transportasi umum utama Ibu Kota, yakni MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta.
Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat jumlah penumpang ketiga moda tersebut meningkat dibandingkan Mei 2026 maupun Juni 2025.
Kenaikan secara bulanan paling tinggi terjadi pada MRT Jakarta yang mencapai 12,73 persen. Disusul LRT Jakarta sebesar 12,65 persen dan Transjakarta sebesar 5,62 persen.
"Secara bulanan, jumlah penumpang MRT meningkat sebesar 12,73 persen, LRT meningkat sebesar 12,65 persen, dan Transjakarta meningkat sebesar 5,62 persen," kata Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto di Jakarta, Senin, 3 Agustus 2026.
Jika dibandingkan secara tahunan, pertumbuhan jumlah penumpang bahkan lebih tinggi. MRT Jakarta mencatat kenaikan 17,54 persen. Lalu, LRT Jakarta 26,42 persen, dan Transjakarta 14,99 persen dibandingkan Juni 2025.
Kadarmanto menjelaskan, peningkatan tersebut menjadi gambaran meningkatnya mobilitas masyarakat Jakarta selama Juni 2026.
Sejumlah momentum ikut mendorong pergerakan warga, di antaranya libur sekolah dan penyelenggaraan Jakarta Fair Kemayoran.
Mobilitas juga terdorong rangkaian perayaan HUT ke-499 Jakarta. Pada momentum tersebut, terdapat program tarif Rp1 untuk MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta pada hari-hari tertentu.
Selain itu, akses gratis ke Ancol pada sejumlah tanggal turut menjadi faktor yang mendorong aktivitas masyarakat. Ancol memberikan akses gratis pada 8-19 Juni 2026 serta gratis sepanjang hari pada 22, 27, dan 28 Juni 2026.
Penumpang MRT Naik
Lonjakan penumpang MRT Jakarta pada Juni 2026 juga diikuti peningkatan jumlah perjalanan.
BPS DKI Jakarta mencatat jumlah perjalanan MRT Jakarta mencapai 7.968 perjalanan sepanjang Juni 2026.
Jumlah tersebut meningkat 1,57 persen dibandingkan Mei 2026. Secara tahunan, jumlah perjalanan MRT juga naik 2,25 persen dibandingkan Juni 2025.
Artinya, kenaikan jumlah penumpang MRT berjalan beriringan dengan bertambahnya frekuensi perjalanan kereta.
Penumpang LRT Naik, Jumlah Perjalanan Malah Turun
Kondisi berbeda terlihat pada LRT Jakarta. Di tengah kenaikan jumlah penumpang hingga 12,65 persen secara bulanan dan 26,42 persen secara tahunan, jumlah perjalanan LRT justru mengalami penurunan.
Pada Juni 2026, jumlah perjalanan LRT Jakarta tercatat sebanyak 6.117 perjalanan.
Angka tersebut turun 3,27 persen dibandingkan Mei 2026 dan turun tipis 0,05 persen dibandingkan Juni 2025.