Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Kebon Pala, Api Membesar dari Lantai 2
- Istimewa/AI
VIVA Jakarta - Kebakaran menghanguskan sebuah rumah tinggal di Jalan Kolonel Sutomo 3 RT 007/RW 006, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Sabtu.
Api diduga berasal dari korsleting listrik. Kobaran pertama kali diketahui setelah anak pemilik rumah melihat api sudah membesar dari lantai dua bangunan.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 14.41 WIB. Informasi tersebut disampaikan warga bernama Ragil.
"Kebakaran rumah di Jalan Kolonel Sutomo 3 RT 007/RW 006, Kelurahan Kebon PalaKecamatan Makasar diduga disebabkan korsleting listrik," kata Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid di Jakarta, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Rumah yang terbakar berada di sekitar kawasan terminal bayangan UKI. Luas area yang terdampak diperkirakan mencapai 5 x 7 meter persegi.
Saat kebakaran diketahui, kondisi api sudah membesar dan terlihat dari lantai dua rumah. Anak pemilik rumah sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
Namun, upaya tersebut tidak mampu menghentikan kobaran api yang sudah terlanjur membesar.
"Anak pemilik rumah melihat api sudah membesar yang berasal dari lantai dua dan berusaha memadamkan menggunakan APAR, namun api sudah menyala," jelas Abdul.
13 Mobil Damkar Dikerahkan
Mendapat laporan tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur langsung mengerahkan 13 unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 65 personel.
Pengerahan dalam jumlah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah api merambat ke bagian lain rumah maupun bangunan di sekitar lokasi.
Petugas pertama tiba di lokasi sekitar pukul 14.42 WIB. Setelah melakukan penanganan awal dan mengatur kekuatan personel, proses pemadaman dimulai pada pukul 14.54 WIB.
Petugas kemudian fokus menjinakkan titik api yang berada di bangunan rumah.
Sekitar 13 menit setelah proses pemadaman dimulai, kobaran api berhasil dilokalisir pada pukul 15.07 WIB. Setelah api tidak lagi meluas, petugas melanjutkan tahapan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali.
"Tahap pendinginan dimulai pada pukul 15.17 WIB. Proses ini dilakukan untuk memastikan tidak ada titik panas yang berpotensi memicu munculnya api kembali," ujar Abdul.