Video Amuk Massa Pendemo di Depan DPR Merusaki Mobil Dinas Lurah Manggarai Selatan

Aksi Massa Merusaki Mobil Dinas Kelurahan Manggarai Selatan
Sumber :
  • Instagram/ warungjurnalis

VIVA Jakarta – Sejumlah massa pendemo, merusak sebuah mobil dinas berpelat merah, pada Senin malam kemarin. Massa diduga adalah pendemo yang sebelumnya ikut aksi di depan Gedung DPR RI.

Aksi Demonstrasi Ribuan Buruh di DPR, Said Iqbal Jelaskan Tuntutannya

 

Dari video viral, terlihat sejumlah massa memukul mobil itu dengan kayu. Beberapa lainnya melempari dengan batu. Bahkan massa yang sebelumnya menumpangi sebuah mobil bak terbuka, ikut turun dan merusak kendaraan tersebut.

Demo di DPR, Ini 19 Kereta Jarak Jauh yang Dialihkan Berhenti di Stasiun Jatinegara

 

Dari video tersebut, juga terdengar teriakan "bakar". Beberapa orang sempat meminta agar pengrusakan mobil dihentikan. Tetapi massa tidak terkendali sampai pengrusakan tetap berlangsung.

Dasco Sebut Tunjangan Rumah Anggota DPR Rp 50 per Bulan Hanya untuk Satu Tahun

 

 

 

 

Camat Tebet Dyan Airlangga, membenarkan kalau mobil dinas tersebut adalah milik Lurah Manggarai Selatan, Muhammad Sidik. Saat itu, dia bersama sopirnya bernama Asep Yudiana. Peristiwa pengrusakan mobil dinas itu terjadi di Jalan KS Tubuh, Slipi Jakarta Barat.

 

Dikutip dari akun media sosial @warungjurnalis yang mengunggah video pendek itu, dijelaskan kronologinya oleh korban MS. Dimana dia dari kantor bersama sopir, pulang lewat Tanah Abang. Karena macet, mengambil jalur ke S Parman.

 

Saat di Bundaran Slipi yang menuju rumahnya, banyak massa. Massa dari anak-anak sekolah menurutnya meneriaki mobil itu milik anggota DPR. MS sempat membuka kaca dan menyampaikan kalau ia bukan anggota tapi dari kelurahan.

 

Massa makin brutal. Bahkan sempat memukul. Sopir memintanya lari kabur. Begitu juga dengan sang sopir yang sempat mengalami kekerasan, lari ke gang. Sedangkan MS lari ke gang arah rumahnya.

 

Disebutkan, kerugian selain mobil dinas yang hancur, juga ada beberapa kunci mobil dan 2 handphone yang ditaksir senilai Rp 25 juta.