Wamendikdasmen Fajar Ingin UKS jadi Corong Edukasi Dalam Program MBG

Wamendikdasmen, Fajar Riza Ul Haq
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Jakarta – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, berharap Usaha Kesehatan Sekolah atau UKS, ikut berperan menjadi garda terdepan dalam program-program pemerintah termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG).

img_title Effendi Gazali Soroti Legalitas Sekolah Internasional, Minta Pemerintah Beri Kepastian

Jelas Wamen Fajar, kesehatan murid-murid adalah pondasi utama dalam peningkatan mutu pendidikan untuk SDM berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. UKS juga berperan sebagai promotif, preventif, dan kuratif. Selain menjadi jembatan antara sekolah dengan pusat layanan kesehatan masyarakat. 

"Di ruang belajar, pendidikan dan kesehatan tidak dapat dipisahkan. Keduanya saling meneguhkan agar anak tumbuh dengan pengetahuan yang luas sekaligus tubuh yang kuat dan sehat. Inilah fondasi dari pembangunan sumber daya manusia yang utuh, di mana setiap langkah belajar juga menjadi langkah menjaga kehidupan," ujar Wamen Fajar, saat membuka kegiatan "Penguatan Peran Usaha Kesehatan Sekolah di Satuan Pendidikan Tahun 2025" di Karawang Jawa Barat, Rabu 8 Oktober 2025.

img_title Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Kejagung Pulihkan Aset Negara Rp24 Triliun

Ada beberapa program prioritas pemerintah selain MBG, seperti cek kesehatan gratis (CKG), hingga Gerakan 7 KAIH. Maka program-program tersebut, menurut Wamen Fajar, sejatinya bisa memperkuat UKS.

"MBG, misalnya. UKS dapat memainkan peran sebagai corong edukasi kepada siswa, guru, dan orang tua tentang cara makan sehat, mencuci tangan, dan memilih makanan aman. Kemendikdasmen memastikan setiap MBG aman dan bukan semata-mata hanya memberi makan gratis, melainkan juga bagian dari pendidikan karakter dan pendidikan kesehatan," ujar Wamen Fajar. 

img_title Kemenag Matangkan Materi Anti-LGBTQ untuk Siswa hingga Mahasiswa

"Dalam ungkapan lain, UKS bukan hanya mendukung gizi peserta didik, tetapi juga menjadi garda terdepan mitigasi risiko kesehatan dalam pelaksanaan MBG," tegasnya.

Jelasnya, UKS menjadi perwujudan pemerintah dalam membangun SDM seutuhnya, senapas dengan tujuan pendidikan seperti di UU Sisdiknas. UKS juga diharap menciptakan sekolah yang sehat. Sehingga tidak saja berfokus pada akademik tapi juga menyangkut pembinaan kesehatan fisik, mental, sosial, dan lingkungan. 

"Di antara guru, siswa, dan tenaga kesehatan, UKS hadir sebagai jembatan yang menyatukan sekolah dan puskesmas. UKS menjadi ruang kolaborasi, tempat nilai-nilai sehat dan peduli tumbuh bersama. Karena sejatinya, pendidikan yang bermutu dimulai dari tubuh yang sehat dan jiwa yang bahagia," terangnya. 

Halaman Selanjutnya
img_title