Dari Cisarua untuk Indonesia: Hikmahbudhi Siapkan Kader Progresif dan Berintegritas

Hikmahbudhi menggelar Leadership Training IX
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Jakarta - Mencetak kader progresif yang sadar dengan kebutuhan persoalan rakyat jadi sasaran Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (Hikmahbudhi) dalam Leadership Training IX. Setiap kader Hikmahbudhi mesti bisa sebagai katalisator untuk kemajuan bangsa.

img_title PSI Jakpus Usulkan Jokowi jadi Dewan Pembina: Kerja Nyatanya Dirindukan Masyarakat

Demikian disampaikan Ketua Umum Presidium Pusat Hikmahbudi, Candra Aditya Nugraha, dalam Leadership Training IX dengan tema 'Refleksi Dharma, Aksi Nyata: Hikmahbudhi sebagai Katalisator Kemajuan Bangsa' di Pusdik MK Cisarua Bogor, Jumat, 10 Oktober 2025.

Candra mengatakan Leadership Training itu diikuti oleh anggota aktif Hikmahbudhi yang tersebar di seluruh Indonesia. Dijelaskan dia, Hikmahbudhi sebagai organisasi mesti menitikberatkan terkait isu sosial masyarakat dan kebangsaan.

img_title Gelar Konsolidasi, Misbakhun Ajak Kader Golkar Jaga Kekompakan di Bawah Komando Bahlil

Pun, ia menyebut pihaknya ingin berfokus pada sistem kaderisasi bagi setiap anggota pengurus.

"Leadership Training ini bertujuan untuk melahirkan kader progresif yang sadar dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," kata Candra Aditya.

img_title Temui Konstituen Penerima BSPS, Misbakhun Puji Progam Presiden Prabowo untuk Sejahterakan Rakyat

Menurut dia, dalam Leadership Training IX itu, setiap kader akan diberikan pemahaman terkait kepemimpinan. Selain itu, pemahaman terkait konstitusi, dan hak konstitusional warga negara. 

Sementara, Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama, Supriyadi, dalam sambutannya menekankan katalisator dalam tema kegiatan Leadership Training IX Hikmahbudhi berarti meningkatkan kecepatan aksi nyata. Tujuannya positif untuk kemajuan bangsa dan negara. 

Ia juga bilang bahwa kader-kader Hikmahbudhi harus tegak lurus dengan konstitusi. Selain itu, bisa bersaing di segala sektor dengan tetap menjaga sikap moderat yaitu modern, religius, intelektual.

"Dengan menerapkan nilai-nilai Moderat, Hikmahbudhi dapat menjadi organisasi yang inklusif dan harmonis, serta mampu menjawab tantangan global dengan bijak," ujar Supriyadi.

Dia menuturkan kegiatan Leadership Training juga diharapkan bisa melahirkan kader-kader yang berkualitas dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Lalu, kader Hikmahbudhi juga bisa menjadi katalisator kemajuan bangsa.

"Dengan demikian, Hikmahbudhi dapat menjadi contoh bagi organisasi lainnya dalam membangun karakter bangsa yang berintegritas, berakhlak mulia, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat," tutur Supriyadi.