Industri Kripto RI Melesat: Upbit Buka Jalan untuk Generasi Developer Baru
- Istimewa
VIVA Jakarta - Pertumbuhan industri kripto tak hanya ditentukan oleh teknologi dan regulasi. Namun, juga dipengaruhi oleh faktor kualitas talenta yang membangunnya.
Hal itu dikatakan COO Upbit Indonesia, Resna Raniadi di sela momen acara ulang tahun atau ultah Upbit Indonesia ke-7. Resna menuturkan ultah ini bukan sekadar perayaan milestone, tapi juga momentum untuk mempertegas tanggung jawab perusahaan terhadap industri dan masyarakat.
Dia menjelaskan Upbit Indonesia akan terus berupaya mendukung perkembangan talenta blockchain nasional. Selain itu, Upbit Indonesia juga berkomitmen dengan mengambil peran aktif dalam kegiatan kemanusiaan.
Ikhtiar Upbit Indonesia dalam membangun talenta salah satunya dengan kolaborasi strategis bersama BlockDevId dalam program Kelas Rutin Batch 4. Lalu, Upbit Indonesia juga berkontribusi dalam menghadirkan pembelajaran teknis. Selain itu, melakukan mentoring dan pengembangan proyek berbasis blockchain bagi talenta Web3 dari berbagai daerah di Indonesia.
“Tujuh tahun perjalanan Upbit Indonesia menegaskan bahwa pertumbuhan industri kripto tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan regulasi, tetapi juga oleh kualitas talenta yang membangunnya," kata Resna, dalam keterangannya dikutip pada Rabu, 10 Desember 2025.
Resna menjelaskan, dukungannya terhadap BlockDevId merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk perkuat ekosistem Web3 Indonesia secara terstruktur, relevan, dan berkelanjutan.
Dia menyebut potensi talenta muda Indonesia besar dan perlu difasilitasi dengan lingkungan belajar yang tepat. Resna mengatakan demikian karena melihat antusiasme luar biasa dari para peserta yang ikut dalam program.
Bagi Resna, talenta muda itu bukan hanya belajar, tetapi juga membangun solusi nyata. "Ini sejalan dengan visi kami untuk menghadirkan generasi developer yang siap menciptakan inovasi dan mendorong adopsi blockchain secara bertanggung jawab," jelas Resna.
Adapun kelas Rutin Batch 4 merupakan program workshop intensif selama enam pekan. Sepanjang program, peserta mengikuti sepuluh sesi pembelajaran yang mencakup arsitektur blockchain, smart contract development, penyempurnaan UI/UX, hingga business pitching.
Dijelaskan Resna, program ini dirancang tidak hanya untuk mengasah keterampilan teknis. Tapi, kata dia, juga untuk menumbuhkan kolaborasi lintas disiplin antara developer, desainer, dan calon founder dalam membangun solusi yang relevan bagi kebutuhan industri Web3.
Kemudian, perjalanan para peserta ditutup dengan Graduation Day. Di fase itu, peserta mempresentasikan final project di hadapan mentor, juri, partner industri, serta perwakilan komunitas Web3.
Dengan demikian, acara itu diharapkan jadi ruang apresiasi, ajang karya berbasis solusi nyata. Selain itu, kesempatan untuk perluas jejaring dengan ekosistem Web3 Indonesia yang lebih luas.
Peduli Korban Bencana Sumut
Sebagai bagian dari rangkaian perayaan ultah ke-7, Upbit Indonesia melaksanakan kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan berupa makanan dan kebutuhan pokok bagi warga yang terdampak bencana di Sumatera Utara pada, Kamis, (4/12).
Resna menuturkan langkah ini sebagaikepedulian perusahaan dalam mendukung masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat pasca bencana. Kata dia, dalam kegiatan ini, Upbit Indonesia mendapatkan dukungan penuh dari DENPOM III/1 Bogor, di bawah kepemimpinan Komandan Letkol Cpm Anggi Wahyu Hardiyanto.
Upbit Indonesia menyampaikan apresiasi tinggi atas profesionalisme dan dedikasi seluruh jajaran DENPOM III/1 Bogor yang turut membantu kelancaran penyaluran bantuan.
“Kami berterima kasih kepada Komandan DENPOM III/1 Bogor, Letkol Cpm Anggi Wahyu Hardiyanto, beserta seluruh jajaran atas dukungan dan koordinasi yang sangat baik," ujar Resna.