Diterpa Isu Pungli, Imigrasi Batam Perkuat Layanan ImmiCare Jemput Bola untuk Pasien

Pembuatan Paspor melalui Layanan ImmiCare
Sumber :
  • Dok. Ist

VIVA Jakarta – Di tengah dinamika isu yang berkembang, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam tetap mendorong peningkatan kualitas layanan publik melalui inovasi berbasis kebutuhan masyarakat.

img_title Samsat Keliling Rabu Buka di 14 Lokasi Ini

Salah satunya lewat program ImmiCare, layanan jemput bola yang ditujukan bagi pemohon dengan kondisi khusus, termasuk pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Melalui layanan ini, petugas imigrasi akan mendatangi langsung lokasi pemohon untuk melakukan perekaman data biometrik serta verifikasi dokumen. 

img_title KPJ Buka Terobosan Baru, Perawatan Luka Kini Bisa Dipantau dari Jarak Jauh Pakai AI

Skema ini menjadi solusi bagi pasien yang tidak memungkinkan datang ke kantor imigrasi, terutama bagi mereka yang membutuhkan dokumen perjalanan secara mendesak untuk keperluan medis ke luar negeri.

Dalam praktiknya, permohonan layanan diajukan melalui rumah sakit yang telah bekerja sama dengan pihak imigrasi. Rumah sakit kemudian menerbitkan surat permohonan resmi yang akan ditindaklanjuti oleh petugas yang siaga selama 24 jam.

img_title mGanik Care Buka Cabang Ketiga di Gading Serpong, Perluas Pendampingan Pasien Diabetes

Setelah seluruh persyaratan dinyatakan lengkap, petugas akan menjadwalkan kunjungan ke rumah sakit untuk melakukan proses perekaman biometrik serta wawancara langsung dengan pemohon.

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Imigrasi Batam, Martson H. Sihaloho, menegaskan bahwa layanan ImmiCare merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menghadirkan pelayanan yang inklusif dan responsif.

“Melalui ImmiCare, kami ingin memastikan setiap warga negara tetap mendapatkan hak pelayanan keimigrasian, termasuk mereka yang sedang sakit dan tidak dapat datang ke kantor. Ini adalah pelayanan jemput bola yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Ia menambahkan, layanan ini juga menjadi langkah konkret dalam mempercepat penerbitan dokumen perjalanan bagi pasien yang membutuhkan penanganan medis lanjutan di luar negeri.

Sejauh ini, ImmiCare mendapat respons positif dari rumah sakit maupun masyarakat. Program ini dinilai membantu karena proses pengurusan paspor dapat dilakukan tanpa harus memindahkan pasien, sehingga risiko terhadap kondisi kesehatan dapat diminimalkan.

Ke depan, Imigrasi Batam berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan ImmiCare sebagai bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang adaptif, responsif, dan humanis. Di sisi lain, penguatan pengawasan internal juga akan terus dilakukan guna menjaga kualitas dan integritas layanan.