Gerakan Dapur Indonesia Perluas Konsolidasi Nasional untuk Perkuat Program MBG
- Istimewa
VIVA Jakarta - Ketua Umum Gerakan Dapur Indonesia, Nofalia Heikal Safar, memperkuat konsolidasi nasional guna memperluas pengembangan dapur berbasis Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah Indonesia. Langkah ini dilakukan bersama sang suami, Heikal Safar selaku Ketua Dewan Pembina Gerakan Dapur Indonesia.
Kegiatan konsolidasi dilakukan kediamannya di Jakarta, Jumat (8/5/2026) dengan dihadiri sejumlah tokoh publik, artis komedian, hingga pejabat pemerintah.
Beberapa artis komedian yang hadir memberikan dukungan antara lain Opie Kumis, Azis Gagap, Madid, Mastur, Yadi Sembako, Caisar YKS, hingga Udin Ojol.
Selain itu, dukungan juga datang dari sejumlah pejabat seperti Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Agama Nazaruddin Umar, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Kepala Staf Presiden Dudung Abdurachman, hingga Kepala Badan Komunikasi Presiden Muhammad Qodari.
Nofalia Heikal menjelaskan konsolidasi tersebut bertujuan perkuat jaringan Gerakan Dapur Indonesia dengan melibatkan berbagai sektor usaha kuliner, mulai dari dapur MBG, dapur hotel, restoran, rumah makan, hingga dapur rumah tangga.
Dia bilang dirinya berkomitmen bersama seluruh pemilik dapur MBG, restoran, dapur rumah makan hingga dapur rumah tangga di seluruh Indonesia.
"Untuk mensukseskan dapur-dapur di seluruh Tanah Air menjadi ladang usaha masak memasak yang berkualitas dan mampu meningkatkan roda perekonomian masyarakat Indonesia," kata Nofalia Haikal Safar, dalam keterangannya, Jumat, 8 Mei 2026.
Ketum Yayasan Garuda Biru Indonesia Nofalia Heikal Safar.
- Istimewa
Ia menyampaikan Gerakan Dapur Indonesia juga diarahkan untuk mendukung penuh program MBG yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto. Program tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi masyarakat.
Menurut Nofalia, seluruh dapur yang tergabung dalam Gerakan Dapur Indonesia diharapkan bisa menyuplai makanan bergizi secara gratis bagi siswa sekolah, ibu hamil, hingga ibu menyusui guna menekan angka stunting dan malnutrisi.
Pun, program Gerakan Dapur Indonesia juga sejalan dengan program Presiden Prabowo yang bertujuan memperluas gerakan pemilik Dapur MBG di seluruh Indonesia.
"Guna mengatasi stunting, meningkatkan prestasi belajar, menggerakkan ekonomi lokal, dan memberdayakan UMKM," tutur Nofalia.