Fakta Miris Terungkap, Banyak Anak Alami Gangguan Mata Berat Saat Diperiksa PGN

Program CAKRA PGN jangkau 300 siswa dan warga melalui layanan kesehatan mata.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Jakarta - Program pemeriksaan kesehatan mata dan pembagian kacamata gratis yang digelar PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) mengungkap masih banyak anak usia sekolah yang mengalami gangguan penglihatan serius. Namun, persoalan itu belum mendapatkan penanganan yang memadai.

img_title Wamen Fajar Tegaskan Pidato Presiden Prabowo Adalah Pandangan Utuh Pembangunan Manusia

Temuan tersebut muncul dalam kegiatan bertajuk Cek Kesehatan untuk Rakyat (CAKRA) yang berlangsung di Kantor Pusat PGN, Jakarta, Kamis (4/6). 

Sebanyak 300 peserta dari kalangan pelajar dan masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan mengikuti pemeriksaan kesehatan mata sekaligus menerima bantuan kacamata sesuai kebutuhan.

img_title YPHP, Pelni, dan Pelindo Buka Jalur Pendidikan bagi Anak-Anak Papua hingga Tuntas

Dalam pemeriksaan itu, ditemukan sejumlah kasus yang cukup memprihatinkan. Salah seorang siswa diketahui mengalami rabun jauh dengan tingkat minus mencapai 17. 

Pun, peserta lainnya teridentifikasi mengalami gangguan penglihatan pada salah satu mata. Bahkan, terdapat siswa yang masih menggunakan kacamata dengan ukuran minus 1, padahal hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi matanya telah berkembang hingga minus 6.

img_title Korsleting Diduga Picu Kebakaran Gudang Sekolah di Penjaringan, Api Padam 35 Menit

Temuan itu menunjukkan masih terbatasnya akses sebagian masyarakat terhadap layanan pemeriksaan mata dan alat bantu penglihatan. Keterbatasan ekonomi jadi salah satu faktor yang membuat banyak keluarga belum mampu melakukan pemeriksaan secara berkala maupun mengganti kacamata sesuai perkembangan kondisi penglihatan anak. 

Program CAKRA PGN jangkau 300 siswa dan warga melalui layanan kesehatan mata.

Photo :
  • Istimewa

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan program CAKRA merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Hal itu khususnya untuk anak-anak usia sekolah yang membutuhkan perhatian lebih terhadap kesehatan mata.

Menurutnya, kesehatan mata memiliki peran penting dalam menunjang proses belajar, produktivitas, dan kualitas hidup seseorang. Dia bilang dari hasil pemeriksaan hari ini, pihaknya melihat masih banyak anak yang mengalami gangguan penglihatan cukup serius. Namun, belum mendapatkan penanganan yang memadai karena keterbatasan biaya. 

"Kondisi ini tentu dapat memengaruhi proses belajar dan kualitas hidup mereka. Karena itu, kami berharap bantuan kacamata yang diberikan dapat membantu mereka belajar dengan lebih nyaman dan percaya diri,” kata Fajriyah.

Kegiatan pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis tersebut juga jadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun PGN ke-61. Melalui program ini, perusahaan berupaya menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Halaman Selanjutnya
img_title