Menag Masuk Bursa Caketum PBNU, Punya Jejak jadi Katib Aam Seperti Gus Dur dan Said Aqil
- ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.
VIVA Jakarta – Bursa calon ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mulai ramai dibicarakan. Sosok seperti Menteri Agama (Menag) di Kabinet Merah Putih 2024-2029, Nasaruddin Umar, juga mulai disebut-sebut. Sekjen PBNU yang juga Menteri Sosial Saifullah Yusuf, mengakui Menag Nasaruddin masuk bursa.
Dikutip dari Antara, Mensos yang akrab disapa Gus Ipul itu mengatakan nama-nama yang akan masuk dalam bursa caketum PBNU sudah mulai dibahas menjelang Muktamar NU. Termasuk Nasaruddin Umar. Jejak Nasaruddin pernah menjadi Katib Aam ikut memunculkan sosoknya.
"Kalau kita lihat sejak zaman Gus Dur, paling tidak 40 tahun terakhir ini tiga ketua umum sebelumnya pernah menjadi Katib Aam," kata Gus Ipul.
Gus Ipul menyebut itu berdasarkan sejarah yang pernah ada. Bahwa beberapa Ketum PBNU sebelum menjabat, mereka pernah menjadi Katib Aam. Dia mengatakan seperti Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Said Aqil Siradj, dan Yahya Cholil Staquf.
Gus Ipul menyebut, Menag Nasaruddin pernah menjadi Katib Aam PBNU dimasa kepemimpinan KH Sahal Mahfudh. Walau muncul nama tersebut, dia memastikan kalau yang menentukan siapa menjadi Ketum PBNU berikutnya adalah peserta muktamar.
Terkait dirinya, Gus Ipul memastikan tidak maju atau dicalonkan pada pemilihan nanti di Muktamar NU.
Pernyataan tersebut disampaikan usai rapat koordinasi persiapan Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama 2026 di Pondok Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. (Ant)