Kebakaran Hebat di Pademangan Hanguskan Rumah Bertingkat, Kerugian Ditaksir Capai Rp1 Miliar
- Istimewa/AI
VIVA Jakarta - Kebakaran besar melanda rumah bertingkat di kawasan Jalan Pademangan II, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat malam. Meski tak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut menyebabkan kerugian material yang sangat besar dengan nilai taksiran mencapai Rp1 miliar.
Insiden ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan instalasi listrik di lingkungan rumah tinggal yang dapat memicu kebakaran sewaktu-waktu.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, mengatakan kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi di dalam bangunan.
Menurut keterangan saksi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian dalam rumah sebelum akhirnya membesar dan membakar bangunan.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan peristiwa itu kepada petugas pemadam kebakaran agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
"Kami menaksir kerugian kebakaran satu unit rumah seluas 168 meter persegi mencapai Rp1 miliar," kata Gatot Sulaeman di Jakarta, Jumat, 20 Juni 2026.
Di tengah besarnya kobaran api yang melahap bangunan, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri.
Rumah tersebut diketahui dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total enam orang penghuni. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
“Rumah ini ditempati dua kepala keluarga dengan enam jiwa. Semua alhamdulillah selamat,” katanya.
Keberhasilan seluruh penghuni keluar dari rumah sebelum api membesar menjadi faktor utama yang mencegah terjadinya korban dalam insiden tersebut.
Puluhan Petugas dan Belasan Mobil Damkar Diterjunkan
Besarnya api yang membakar bangunan membuat petugas harus mengerahkan kekuatan penuh untuk melakukan pemadaman.
Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran dan 80 personel diterjunkan ke lokasi guna mengendalikan kobaran api sekaligus mencegah penyebaran ke bangunan di sekitar lokasi kejadian.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api telah membakar sebagian besar bangunan saat petugas tiba di lokasi.
"Aksi pemadaman dimulai pukul 19.17 WIB dan dinyatakan selesai pada pukul 21.13 WIB," kata Gatot.
Setelah lebih dari dua jam penanganan, petugas akhirnya berhasil memastikan api padam sepenuhnya dan situasi kembali aman.