Gempa Kembar Dahsyat Venezuela Sisakan Horor, Korban Tewas Tembus 920 Orang
- AI
VIVA Jakarta - Tim penyelamat terus berpacu dengan waktu untuk menemukan korban yang masih tertimbun reruntuhan setelah dua gempa bumi dahsyat mengguncang Venezuela. Memasuki hari ketiga pascabencana, jumlah korban tewas dilaporkan mencapai sedikitnya 920 orang.
Dari laporan sementara lebih dari 50 ribu lainnya masih dinyatakan hilang. Dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang wilayah pesisir Venezuela pada Rabu (24/6), dengan kawasan La Guaira jadi daerah yang mengalami kerusakan paling parah.
Di tengah besarnya skala kehancuran, upaya pencarian korban semakin sulit akibat padatnya lalu lintas menuju lokasi bencana.
Mengutip dari Al Jazeera, Pemerintah Venezuela mulai membatasi akses menuju La Guaira sejak Jumat malam. Setiap orang yang hendak memasuki kawasan tersebut diwajibkan memperoleh izin resmi sebagai bagian dari upaya memperlancar operasi penyelamatan dan distribusi bantuan.
Di sejumlah lokasi yang paling terdampak, warga terpaksa melakukan pencarian secara mandiri menggunakan tangan kosong. Kondisi itu karena keterbatasan alat berat dan minimnya tim penyelamat yang berada di lapangan.
Organisasi kemanusiaan juga mengingatkan bahwa masa emas penyelamatan korban selama 72 jam semakin mendekati batas akhir sehingga peluang menemukan korban selamat terus menurun.
Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, mengakui besarnya skala bencana yang tengah dihadapi negaranya.
"Setiap orang yang diselamatkan adalah sebuah keajaiban," kata Rodriguez yang dikutip dari Al Jazeera, Minggu, 27 Juni 2026.
Ia menegaskan pemerintah tidak akan menutup-nutupi kondisi yang terjadi.
"Kami sama sekali tidak akan menyembunyikan apa pun tentang besarnya tragedi ini," lanjut Rodriguez.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Presiden Delcy Rodriguez mengatakan pemerintah mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki pada fase paling krusial dalam operasi penyelamatan.
Menurutnya, distribusi makanan dan air bersih kepada para penyintas terus dilakukan bersamaan dengan pencarian korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan.
Rodriguez mengatakan pemerintah sedang mengerahkan respons penuh selama jam-jam kritis untuk menyelamatkan orang-orang yang masih hidup.
Ia juga menyambut kedatangan tim penyelamat internasional beserta bantuan kemanusiaan yang mulai berdatangan ke Venezuela untuk memperkuat operasi pencarian.