Mulai dari Rumah, Pemerintah Ajak Warga Hemat Air demi Swasembada Nasional

Ilustrasi air bersih
Sumber :
  • Freepik

VIVA Jakarta – Pemerintah mendorong masyarakat untuk memperkuat kebiasaan hemat air dari rumah sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada air nasional. Selain melalui pembangunan infrastruktur sumber daya air, keberhasilan menjaga ketersediaan air juga dinilai bergantung pada kebiasaan masyarakat dalam menggunakan air secara bijak.

img_title Atasi Karhutla Gambut Kalbar, Kemenhut dan BNPB Petakan Personel Darat Lebih Detail

Berbagai program telah disiapkan pemerintah untuk memastikan pasokan air tetap terjaga. Namun, upaya tersebut dinilai akan lebih optimal jika didukung perubahan perilaku masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya pada Konferensi Internasional Infrastruktur, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa swasembada air menjadi bagian penting dari agenda kemandirian nasional.

img_title Pemerintah Siapkan Dua Pesawat Cassa untuk Operasi Modifikasi Cuaca di Kalbar

Menurut pemerintah, penguatan ketahanan air menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga ketahanan pangan dan energi nasional di masa depan.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menekankan bahwa pengelolaan sumber daya air harus dilakukan secara menyeluruh agar manfaatnya dapat dirasakan berbagai sektor.

img_title Lima Korporasi di Kalbar Kena Sanksi Terkait Karhutla, Izin Usaha Dibekukan

“Pengelolaan sumber daya air harus dilakukan secara terintegrasi melalui konservasi, pendayagunaan, dan mitigasi daya rusak air. Dengan begitu, ketersediaan air untuk kebutuhan rumah tangga, pangan, dan industri dapat terus terjaga.”

Di sisi lain, Kementerian Pekerjaan Umum terus memperkuat infrastruktur sumber daya air melalui pembangunan bendungan, irigasi, air baku, serta sistem penyediaan air minum.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan air memiliki peran vital dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Air merupakan fondasi utama bagi sektor pangan. Karena itu, penguatan infrastruktur sumber daya air menjadi langkah penting untuk mendukung swasembada pangan yang berkelanjutan.”

Swasembada air merupakan kemampuan suatu wilayah untuk memenuhi kebutuhan air secara berkelanjutan dengan mengandalkan sumber daya yang dimiliki. Karena itu, menjaga ketersediaan air menjadi semakin penting, terutama di tengah ancaman perubahan cuaca dan musim kemarau.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa musim kemarau berpotensi meningkatkan risiko kekeringan di berbagai wilayah Indonesia. Sejalan dengan itu, data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan kejadian kekeringan cenderung meningkat saat puncak musim kemarau.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa pengelolaan air tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat. Penggunaan air secara bijak dalam kehidupan sehari-hari menjadi langkah sederhana namun penting untuk membantu menjaga ketersediaan air dalam jangka panjang.

Halaman Selanjutnya
img_title