HKTI Dorong Biak Jadi Kekuatan Baru Ketahanan Pangan, Regenerasi Petani Jadi Prioritas

Ketua HKTI Provinsi Papua, Yanni menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian kepada kelompok tani di Kabupaten Biak Numfor.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Jakarta - Kabupaten Biak Numfor dinilai memiliki peluang besar jadi salah satu kawasan produksi pangan unggulan di Papua. Potensi tersebut diyakini bisa memperkuat ketahanan pangan nasional bila didukung peningkatan produktivitas petani, penyediaan sarana produksi, hingga regenerasi pelaku pertanian.

img_title YPHP, Pelni, dan Pelindo Buka Jalur Pendidikan bagi Anak-Anak Papua hingga Tuntas

Komitmen itu disampaikan Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Papua, Yanni, saat menyerahkan bantuan sarana produksi pertanian kepada kelompok tani di Kabupaten Biak Numfor, Rabu, 1 Juli 2026. Penyaluran bantuan dilakukan bersama anggota DPR Papua dari Daerah Pemilihan Biak-Supiori, Yohanes Markus Wakum, yang juga menjabat Ketua DPC HKTI Kabupaten Biak.

Yanni menyampaikan Papua memiliki posisi strategis dalam mendukung ketahanan pangan Indonesia. Menurutnya, potensi pertanian yang dimiliki daerah ini harus dioptimalkan agar mampu meningkatkan produksi sekaligus mendorong kesejahteraan petani.

img_title Eks Koordinator Umum Gerakan Petani Internasional Ini jadi Sekjen Partai Buruh, Berikut Sepak Terjangnya

Ia menilai keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras dalam waktu sekitar satu tahun sejak Presiden Prabowo Subianto memimpin menunjukkan bahwa sektor pertanian dapat berkembang pesat. Namun, perkembangan itu mesti peroleh perhatian dan kebijakan yang tepat.

"Keberhasilan itu harus menjadi energi bagi seluruh daerah. Ketahanan pangan nasional tidak mungkin hanya bertumpu pada daerah-daerah yang selama ini menjadi sentra produksi. Kabupaten Biak harus ikut mengambil bagian," kata Yanni, dalam keterangannya, dikutip pada Sabtu, 4 Juli 2026.

img_title Puluhan Asosiasi Lintas Sektor Kompak Tolak Aturan Penyeragaman Kemasan Rokok, Batas Nikotin dan Larangan Bahan Tambahan

Menurutnya, Papua memiliki modal besar untuk memperkuat sektor pangan. Ketersediaan lahan pertanian yang masih luas serta berkembangnya berbagai komoditas pangan menjadi peluang yang harus dimanfaatkan secara maksimal.

Namun, ia mengatakan peningkatan produksi tak akan tercapai tanpa dukungan sarana produksi yang memadai, pendampingan kepada petani, serta kepastian pasar bagi hasil panen.

Dia menuturkan produksi tak akan meningkat kalau petani kesulitan memperoleh pupuk, benih, atau kebutuhan dasar lainnya. 

"Persoalan-persoalan seperti itu harus diselesaikan lebih dulu agar petani bisa bekerja dengan tenang dan hasil panennya meningkat," jelas Yanni.

Secara khusus, Yanni menyebut Kabupaten Biak memiliki peluang menjadi salah satu pusat produksi pangan di Papua. Potensi tersebut perlu dikelola lebih serius agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Halaman Selanjutnya
img_title