Hashim: Prince William Puji Menhut Raja Antoni soal Perkuat Polisi Hutan
- Dok. Ist
VIVA Jakarta – Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo menyebut program penguatan Polisi Kehutanan (Polhut) yang dijalankan pemerintah mendapat perhatian dari komunitas internasional.
Salah satunya datang dari Prince William, Pangeran Wales, yang disebut mengapresiasi rencana Indonesia memperkuat kapasitas penjaga hutan.
Hashim mengatakan kebijakan penambahan personel Polhut merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga kawasan hutan sebagai aset strategis nasional.
Pemerintah, kata dia, menargetkan jumlah personel Polisi Kehutanan meningkat secara bertahap dari sekitar 5.000 menjadi 70.000 personel.
“Pak Prabowo sudah putuskan untuk menjaga hutan-hutan yang begitu berharga. Polisi khusus kehutanan yang di luar negeri namanya forest ranger itu akan bertambah dari 5 ribu petugas menjadi 70 ribu petugas untuk menjaga,” kata Hashim di Kantor Kementerian Kehutanan, dikutip Selasa (6/7/2026).
Menurut Hashim, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni telah mulai merealisasikan kebijakan tersebut melalui rekrutmen Polisi Kehutanan secara bertahap. Langkah itu dinilai mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat perlindungan kawasan hutan.
“Kalau tidak salah, Pak Menteri Kehutanan sudah putuskan tahun ini 23 ribu ya, akan direkrut dalam tiga tahun,” ujarnya.
Hashim mengungkapkan program penguatan Polisi Kehutanan Indonesia juga mendapat respons positif dari The Royal Foundation yang dipimpin oleh Prince William.
Menurutnya, lembaga tersebut selama ini memberikan perhatian besar terhadap peran para forest ranger dalam menjaga kelestarian hutan di berbagai negara.
“Ini dipuji-puji oleh The Royal Foundation yang di bawah pimpinan Prince William of Wales. Ini diperhatikan karena bagi dia nasib petugas forest ranger sangat penting di seluruh dunia. Waktu mereka dengar ada program 70 ribu petugas, mereka betul-betul banggakan,” kata Hashim.
Penguatan Polisi Kehutanan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendukung perlindungan kawasan hutan, konservasi keanekaragaman hayati, serta agenda penanganan perubahan iklim.
Melalui penambahan personel, pemerintah berharap pengawasan kawasan hutan dapat semakin optimal sekaligus memperkuat berbagai program kehutanan berkelanjutan yang tengah dijalankan.