Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
- Dok. Antaranews
VIVA Jakarta – Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen partainya untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga masa pemerintahan berakhir. Penegasan itu disampaikan saat melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Aceh di Banda Aceh, Sabtu (11/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga mengingatkan pengurus baru bahwa Partai Golkar memiliki dua agenda utama ke depan, yakni memperkuat konsolidasi organisasi guna meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang serta mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Saya senang hari ini saya bisa melantik Bang Salim Fakhry menjadi ketua DPD Golkar dan pengurus,” kata Bahlil saat pelantikan yang digelar di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh.
Bahlil mengajak seluruh pengurus merangkul seluruh kekuatan partai, baik kader senior maupun junior, tanpa membedakan latar belakang. Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) itu, Golkar lahir dari berbagai elemen masyarakat sehingga seluruh kader harus menjaga semangat kebersamaan.
“Dari petani, dari nelayan, dari guru, buruh, purnawirawan TNI-Polri, dan karena itu menjadi bagian dari pada kekuatan besar partai yang akan kita coba untuk melakukan kerja sama yang baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tujuan utama Partai Golkar adalah memperjuangkan kesejahteraan rakyat sesuai cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
“Tujuannya cuma satu. Bagaimana bisa kita mewujudkan cita-cita proklamasi tentang kesejahteraan bangsa, tentang pemberian hak-hak yang sama, dan bagaimana kita semua memperjuangkan apa yang menjadi kebaikan untuk rakyat bangsa dan negara,” lanjutnya.
Bahlil kemudian menegaskan dua agenda besar Partai Golkar ke depan, yakni meningkatkan jumlah kursi legislatif dan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga tuntas.
“Kapan selesainya? tanya sama pak Presiden Prabowo,” jelas Bahlil.
Di hadapan sekitar 180 pengurus DPD I Partai Golkar Aceh yang baru dilantik, Bahlil meminta seluruh jajaran segera memperkuat konsolidasi organisasi mulai dari tingkat provinsi hingga desa sebagai strategi meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang.
“Dalam konteks menaikkan kursi, kami menetapkan bahwa konsolidasi adalah instrumen terpenting untuk menuju penambahan kursi. Musda dan pelantikan merupakan bagian dari konsolidasi,” katanya.