Presiden Prabowo: Saya Empat Kali Kalah Gak Pernah Suruh Anak Buah Saya Bakar-bakar, Demo Aja Gak

Presiden RI Prabowo Subianto
Sumber :
  • Antara/HO-Sekretariat Presiden

VIVA Jakarta – Presiden Prabowo Subianto, menyinggung pemimpin yang menganjurkan untuk melakukan aksi sampai pembakaran fasilitas umum. Prabowo sendiri menyebut dirinya berkali-kali kalah dalam kontestasi, tetapi tidak pernah menyuruh anak buahnya untuk berbuat demikian.

img_title Prabowo Tekankan Disiplin Anggaran: Setiap Rupiah Harus Punya Tujuan

"Saya maju lima kali pemilihan, empat kali kalah. Gak pernah saya suruh anak buah saya bakar-bakar. Demo aja enggak. Saya datang pelantikan rival saya. Saya datang, saya hormat, saya kasih selamat," ujar Presiden Prabowo, seperti dikutip dari Antara.

img_title Resmikan 3.395 Jembatan TNI-Polri dan 3.000 Sumber Air Bersih, Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja KSAD dan Kapolri

Presiden Prabowo Subianto

Photo :
  • ANTARA

Ibarat sepakbola, jelas Presiden, harus dijalankan dengan penuh semangat dan juga sportif. Prabowo berharap walau dalam politik ada perbedaan, tetapi tetap harus saling menghormati dari hasil demokrasi.

img_title Seskab Teddy Bilang 150 Ribu Orang Akan Diterima di Program Magang Nasional 2026

"Mari kita bersatu. Semua unsur kita berbeda tidak ada masalah. Berbeda partai tidak ada masalah. Sekian tahun kita bertanding dengan baik, nggak ada masalah. Siapa yang menang monggo. Jangan kalau kalah mau bakar-bakar. Itu bangsa apa itu? Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di Republik ini, itu adalah pemimpin pengkhianat," jelasnya.

"Saya percaya hukum karma akan kena kepada mereka semua itu," kata Prabowo menambahkan.

Dia memberikan contoh, bagaimana hubungannya dengan Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PKB. Jelang Pemilu 2024 lalu, keduanya mendeklarasikan diri untuk bersama-sama. Namun kemudian mereka berpisah dan bahkan berlawanan dalam Pilpres 2024. Prabowo menegaskan, kondisi tersebut tidak membuat keduanya punya masalah.

"Karena dalam hati Beliau, Beliau juga ingin yang terbaik untuk Indonesia. Dan sekarang, Beliau bersama saya untuk Indonesia. Saudara-saudara gak ada masalah," kata Prabowo.

"Kita ini satu bangsa, satu nusa, satu bahasa. Kita ini keluarga. Buktikan bahwa bangsa Indonesia ini bangsa yang khas, bangsa yang bersatu. Kita bersaing, habis itu bersatu. Bekerja untuk seluruh rakyat. Inilah bangsa Indonesia. Jangan bisanya nyinyir. Kalau lu (kamu) gak setuju, lu gak mau bekerja, lu duduk aja baik-baik. Tetapi, kita terima kritik. Kita terima kritik. Kritik itu bagus. Itu artinya koreksi, waspada. Kita mau terima kritik," kata Prabowo. (Ant)