10 Asosiasi Desa Kompak Dukung Koperasi Merah Putih, Yakin Ekonomi Desa Melejit
- Istimewa
VIVA Jakarta – Program prioritas Presiden Prabowo Subianto melalui pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memperoleh dukungan penuh dari 10 asosiasi desa tingkat nasional. Mereka menilai program tersebut berpotensi menjadi penggerak baru perekonomian desa.
Sepuluh organisasi yang menyatakan dukungan tersebut yakni PAPDESI, APDESI Merah Putih, PP PPDI, APDESI, DPN PPD, PABPDSI, ABPEDNAS, AKSI, KOMPAKDESI, dan GEMA DESA.
Ketua Umum APDESI Merah Putih, Anwar Sadat, menyampaikan seluruh asosiasi desa sepakat mendukung percepatan pembangunan KDKMP sebagai bagian dari program strategis nasional.
"Kami para ketua umum asosiasi desa di seluruh Indonesia pada dasarnya mendukung secara penuh program strategis nasional terkait akselerasi atau percepatan pembangunan KDKMP di seluruh desa dan kelurahan di Indonesia," kata Anwar Sadat dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.
Meski memberikan dukungan, Anwar mengatakan pelaksanaan program tetap harus dievaluasi agar manfaatnya semakin optimal. Menurutnya, hasil evaluasi nantinya akan disampaikan secara sistematis kepada pemerintah dan para pemangku kepentingan.
“Evaluasi itu sebuah keniscayaan karena setiap program pasti memiliki hal-hal yang perlu diperbaiki,” ujar Anwar.
10 Asosiasi Desa sepakat dukung penuh dan kawal Kopdes Merah Putih.
- Istimewa
Sebagai bentuk dukungan, 10 asosiasi desa juga akan menggelar Seminar Nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bertema "Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk Mewujudkan Kedaulatan Ekonomi Rakyat" di Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
Seminar yang didukung Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal itu ditujukan untuk menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan dalam mempercepat pembangunan serta operasionalisasi KDKMP di berbagai daerah.
Permudah Distribusi Gas dan Pupuk
Ketua Umum DPP PAPDESI, Wargiyati, mengajak masyarakat memberikan kepercayaan terhadap program tersebut. Ia meyakini KDKMP dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
"Tujuannya (KDKMP) memudahkan agar tidak ada kelangkaan gas dan pupuk karena disalurkan lewat KDKMP. Lalu ada penyerapan tenaga kerja juga karena melibatkan warga desa, kurangi pengangguran di desa," kata Wargiyati.
Ia juga menepis anggapan bahwa keberadaan KDKMP akan menjadi pesaing warung-warung di desa. Menurutnya, koperasi justru akan memperkuat rantai distribusi dengan memasok kebutuhan warung setempat.