Pemadaman Listrik di Kalteng Tuai Protes, Muncul Desakan Evaluasi Dirut PLN

Ilustrasi listrik padam
Sumber :
  • Dok. Istimewa

VIVA Jakarta Pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Tengah memicu gelombang protes dari masyarakat dan pelaku usaha. Sejumlah peternak ayam yang mengaku mengalami kerugian besar akibat matinya ribuan ternak menggelar aksi di kantor PLN UP3 Palangka Raya.

img_title Prabowo Pamer Keberhasilan B50, Pakar: Devisa Kita Tidak Terkuras oleh Impor BBM Lagi

Di tengah polemik tersebut, muncul desakan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi kepemimpinan PT PLN (Persero).

Aksi protes dilakukan Aliansi Gerakan Palangka Raya Gelap (GPG) bersama Persatuan Insan Perunggasan (Insar) Kalimantan Tengah dengan menyegel sementara kantor PLN UP3 Palangka Raya di Jalan Ahmad Yani. 

img_title Prabowo Tekankan Disiplin Anggaran: Setiap Rupiah Harus Punya Tujuan

Mereka juga mengirimkan bangkai ayam yang telah membusuk ke halaman kantor sebagai bentuk protes terhadap pemadaman listrik bergilir yang disebut menyebabkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Koordinator Nasional Gerakan Santri Biru Kuning (GSBK), Febri Yohansyah, meminta Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyusul serangkaian pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

img_title Tinjau Langsung Kebakaran TNBTS, Menhut Pastikan Penanganan Terkoordinasi

“Permintaan maaf saja tidak cukup. Seharusnya ada langkah konkret (pencopotan), termasuk menghitung dan mengganti kerugian yang dialami pelanggan akibat pemadaman listrik,” kata dia, Selasa (4/8/2026).

Menurut Febri, permintaan maaf yang berulang kali disampaikan PLN setiap kali terjadi pemadaman tidak menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Saat terjadi blackout di sejumlah wilayah Sumatera, beliau meminta maaf. Ketika blackout terjadi di Pulau Jawa, juga meminta maaf. Seolah-olah dengan permintaan maaf tersebut masalah PLN selesai,” tegas Febri.

Sebelumnya, aksi penyegelan kantor PLN UP3 Palangka Raya oleh Aliansi GPG dan Insar Kalimantan Tengah menjadi perhatian publik setelah videonya beredar luas di media sosial TikTok melalui akun @akunCeritaOomBM pada Senin (3/8/2026).

Dalam unggahan tersebut disebutkan para demonstran juga mengirimkan bangkai ayam yang sudah membusuk ke halaman kantor PLN sebagai simbol protes atas dampak pemadaman listrik.

“Harus pakai cara ekstrim begini supaya telinga dan empati manajemen PLN berfungsi. Kalau sudah dipancing pakai aroma busuk bangkai ayam, semoga bau busuk ribuan ayam di kantor kalian sukses menempel di ruang AC yang nyaman itu yang dibayar dari keringat rakyat yang kalian busukkan,” kata akun tersebut.

Halaman Selanjutnya
img_title