Museum Teuku Umar Diusulkan Dibangun di Kabupaten Aceh Barat
- Istimewa
VIVA Jakarta – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, mengusulkan ke Kementerian Kebudayaan untuk pembangunan dan pengembangan Museum Teuku Umar. Usulan membangun museum itu dibahasdalam kunjungan kerja Bupati Aceh Barat, Tarmizi, dalam lawatannya di Jakarta bersama jajaran Pemkab Aceh Barat.
Pertemuan Bupati Tarmizi dan jajaran pemkab, diterima oleh Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Restu Gunawan. Dijelaskan Bupati Tarmizi, Museum Teuku Umar di daerahnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain sebagai penyimpanan dan merawat peninggalan sejarah, museum ini juga diharapkan menjadi tempat pembelajaran bagi masyarakat terutama generasi muda.
"Sudah seharusnya di Aceh Barat ada Museum Teuku Umar," tegas Tarmizi.
Teuku Umar adalah tokoh penting yang ada dalam sejarah perjuangan rakyat Aceh dalam melawan kolonialisme Belanda saat itu. Teuku Umar dikenal sebagai pejuang dengan strategi dan taktik perangnya dalam menghadapi penjajah. Sampai akhrinya gugur dalam pertempuran di Meulaboh pada 1899.
Aceh Barat dan Teuku Umar punya keterkaitan yang erat dan kuat. Sebab, Meulaboh adalah ibu kota Kabupaten Aceh Barat, wilayah yang penting dalam perjalanan perjuangannya. Selain itu, Teuku Umar lahir hingga gugur di Aceh Barat dalam pertempuran melawan penjajah Belanda di wilayah itu.
Untuk itu, menurut Tarmizi Aceh Barat punya alasan kuat untuk menghadirkan museum khusus yang mengabadikan jejak perjuangan pahlawan Teuku Umar. Museum ini nantinya, jelas Tarmizi, tidak hanya berfungsi menjadi tempat penyimpanan benda sejarah. Tetapi kisah perjuangan Teuku Umar yang kini sudah menjadi pahlawan nasional, akan menjadi edukasi yang penting disampaikan kepada pengunjung.
Bupati berharap, museum bisa menjadi tempat pembelajaran sejarah yang sangat dekat dengan generasi muda. Perjuangan Teuku Umar, lanjut dia, dapat menjadi bagian dari pengenalan sejarah daerah, sekaligus menanamkan nilai-nilai keteladanan.
Museum Teuku Umar, juga menjadi bagian dari rencana pengembangan pariwisata Aceh Barat. Museum ini diharapkan menjadi destinasi wisata sejarah yang bisa menarik pengunjung dari berbagai daerah. Selain itu, dapat memberi manfaat dan peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Agar Museum Teuku Umar terealisasi, Pemkab Aceh Barat mengharapkan dukungan Kementerian Kebudayaan. Lebih utama dalam pembangunan dan pengelolaan museum sesuai ketentuan pelindungan kebudayaan.