Lippo Renovasi 1.500 Rumah Desa Dimulai dari Malang

Lippo renovasi 1.500 rumah desa dimulai dari Malang
Sumber :
  • Dok. Lippo

Jakarta – Kelompok Lippo menggelar program renovasi 1.500 rumah desa dimulai dari Kampung Wisata Topeng, Kota Malang, Jawa Timur. Ini dilakukan sebagai bagian dari kontribusi nyata dunia usaha mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam pembangunan 3 juta rumah per tahun.

img_title Menhut Raja Antoni Ungkap Presiden Prabowo Salurkan Rp240 Miliar untuk Karhutla Kalbar

Program renovasi rumah ini merupakan langkah awal Lippo dalam ikut serta menghadirkan hunian layak, sehat, dan bermartabat bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya di kawasan pedesaan dan daerah wisata budaya. 

Pendiri Lippo, Mochtar Riady mengatakan bahwa rumah adalah tempat lahirnya harapan.

img_title Dua Tahun Prabowo-Gibran, LAB 45: Presiden Catat Blunder Komunikasi Terbanyak

"Dengan merenovasi rumah-rumah sederhana di desa, kami ingin memastikan setiap keluarga Indonesia merasakan hidup yang lebih layak, sehat, dan penuh martabat. Program ini adalah bentuk tanggung jawab moral Lippo sebagai bagian dari bangsa, sekaligus dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan visi besar membangun 3 juta rumah setahun untuk rakyat," katanya dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu, 27 Agustus 2025.

Lippo renovasi rumah di kampung topeng

Photo :
  • Dok. Lippo

img_title Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Kejagung Pulihkan Aset Negara Rp24 Triliun

Adapun tahap pertama dari program renovasi 1.500 rumah desa dimulai di Kampung Wisata Topeng, Malang, dengan fokus pada perbaikan struktur bangunan, ventilasi, serta akses air bersih. Program ini tidak hanya berhenti di Malang, tetapi secara bertahap akan diperluas ke berbagai wilayah lain, seperti Bandung, Bekasi, Tangerang, Sulawesi, hingga Papua, dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto mengatakan, renovasi rumah desa adalah salah satu bentuk intervensi sosial yang efektif. 

"Perumahan layak meningkatkan kesehatan, pendidikan, serta produktivitas ekonomi keluarga miskin. Apa yang dilakukan Lippo di Malang dapat menjadi model kolaborasi swasta-pemerintah untuk mengurangi kemiskinan secara struktural," katanya.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukuman, Ara Sirait menyatakan, pembangunan rumah tidak hanya soal dinding dan atap, tapi soal harkat manusia. 

"Dukungan Lippo terhadap program 3 juta rumah Presiden Prabowo menunjukkan bahwa sektor swasta bisa menjadi mitra strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia.”

Seperti diketahui, Program nasional pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto bertujuan untuk:

1. Mengurangi backlog perumahan nasional yang saat ini masih tinggi.

Halaman Selanjutnya
img_title