Terapi Hujan untuk Murai Batu: Bukan Sekadar Rutinitas, Ini Manfaat yang Diungkap Ahli

Ilustrasi burung kicau murai.
Sumber :
  • Dok. VIVA Jakarta

VIVA Jakarta - Di kalangan penghobi burung kicau murai batu, terapi hujan sudah lama menjadi bagian dari perawatan harian. Namun, seberapa penting sebenarnya aktivitas tersebut bagi kesehatan burung?

img_title Pawlo Resmi Masuk Pasar Pet Healthcare Indonesia, Bidik Tren Perawatan Anabul Berbasis Sains

Literatur kesehatan unggas dari luar negeri menyebutkan bahwa mandi atau terapi hujan merupakan perilaku alami yang memberikan banyak manfaat bagi burung. Selain membantu menjaga kualitas bulu, aktivitas ini juga berperan dalam kenyamanan kulit, kesehatan pernapasan, hingga kondisi psikologis burung.

Meski demikian, ahli menyampaikan tak ada aturan baku mengenai seberapa sering burung harus dimandikan. Setiap individu memiliki preferensi berbeda terhadap aktivitas mandi.

img_title Legislator PDIP Soroti Perlindungan Hukum Pihak Ketiga dalam RUU Perampasan Aset

"Tidak ada aturan baku tentang seberapa sering burung harus mandi. Beberapa burung tampaknya menikmati mandi seminggu sekali dan menantikan waktu mandi," tulis dokter hewan unggas Margaret A. Wissman dikutip dari laman Chewi, Minggu, 7 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa mandi merupakan perilaku yang penting untuk kesehatan kulit dan bulu burung. Namun, aktivitas tersebut seharusnya menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi burung, bukan sesuatu yang dipaksakan.

img_title Rahasia Murai Batu Tetap Gacor: Manfaat Pengembunan Pagi yang Jarang Diketahui

"Saya merekomendasikan mandi secara teratur. Izinkan burung Anda menikmati mandi dari waktu ke waktu, tetapi jangan stres jika burung tidak ingin berpartisipasi secara teratur," lanjutnya.

Membantu Menjaga Kualitas Bulu

Salah satu manfaat utama terapi hujan adalah membantu proses perawatan bulu atau preening. Saat tubuhnya basah, burung akan merapikan setiap helai bulu menggunakan paruhnya.

Proses ini membantu menghilangkan debu, ketombe, dan berbagai kotoran yang menempel pada bulu. Setelah mandi, sebagian besar burung juga terlihat lebih rileks dan nyaman.

Ketika mandi, burung biasanya mengembangkan bulunya agar air dapat mencapai lapisan kulit. Setelah itu, burung akan menyisir bulu satu per satu hingga kembali tersusun rapi.

Bisa Memicu Naluri Alami Burung

Menurut Wissman, banyak burung yang awalnya enggan mandi justru menunjukkan respons berbeda ketika mendengar suara hujan atau badai.

"Badai hujan akan memicu sebagian besar burung untuk mulai mandi," tulisnya.

Karena itu, terapi hujan yang dilakukan menggunakan semprotan embun halus sering dimanfaatkan penghobi untuk merangsang naluri alami burung agar lebih aktif mandi.

Halaman Selanjutnya
img_title