Global Beatles Day Pertama di Indonesia, Ratusan Penggemar The Beatles Padati Mendsho BSD

Ratusan penggemar The Beatles dari berbagai kalangan memadati Mendsho BSD, Tangerang Selatan,.
Sumber :
  • Istimewa

Ia mencontohkan keterlibatan komunitas musik Beatle Mania dalam Car Free Day yang mendapat respons antusias.

img_title Momen Merpati Putih Ikut Saksikan Kemeriahan Kirab Merah Putih dan Teks Proklamasi

Ke depan, Pemkot Tangsel siap mendukung penyediaan ruang destinasi bagi komunitas untuk berekspresi, termasuk menjadikan Mendsho sebagai titik kumpul utama komunitas Beatle Mania. 

Ia juga mendoakan kesuksesan rencana pembangunan Kampung Sanitasi Mendsho agar semakin bermanfaat bagi warga Tangerang Selatan.

img_title Kirab, Bendera Merah Putih dan Teks Proklamasi Dibawa dari Monas ke Istana Merdeka

Penampilan The Beatfour menjadi salah satu puncak kemeriahan malam itu. Lima personelnya tampil dengan karakter lengkap: Imam sebagai John Lennon, Tre sebagai Paul McCartney, Arfan Hidayat sebagai George Harrison, Boim sebagai Ringo Starr, dan Dika Ginanjar sebagai Billy Preston. 

Adapun Arfan Hidayat jadi sorotan tersendiri. Selain dikenal sebagai personel The Beatfour, ia juga merupakan pendiri Rumah Bitel Indonesia di Tangerang, salah satu pusat aktivitas komunitas Beatlemania di Indonesia.

img_title Tiga Anggota OPM Tewas dalam Kontak Senjata dengan Satgas TNI di Kabupaten Puncak Papua Tengah

Acara ini tidak hanya menyuguhkan pertunjukan musik biasa. Gangga Mascoditos atau yang akrab disapa Dito tampil membawakan konsep berbeda. Konsep itu dengan perpaduan storytelling, musik, dan seni sulap untuk mengajak penonton menelusuri perjalanan The Beatles dari masa ke masa.

Salah satu momen yang paling mencuri perhatian adalah ilusi gitar terbang yang menyerupai gitar milik John Lennon. Dengan iringan musik instrumental Imagine, gitar itu tampak melayang di udara sebelum Dito menggunakannya sebagai pembuka segmen tribute John Lennon. 

Setelah itu, Dito membawakan sejumlah lagu solo Lennon, termasuk Imagine, Woman, dan (Just Like) Starting Over, yang disambut hangat oleh seluruh penonton.

Mendsho mengatakan dengan perpaduan musik, storytelling, dan seni sulap itu dirancang khusus untuk menghadirkan pengalaman yang berbeda dari konser tribute pada umumnya.

Lewat perayaan ini, Mendsho berharap Global Beatles Day bisa jadi agenda tahunan yang mempertemukan komunitas, musisi, dan masyarakat umum dalam semangat persahabatan, kreativitas, serta kecintaan terhadap musik.