Batu Ginjal Bisa Menyerang Siapa Saja, Ini Penyebab, Gejala, dan Cara Mencegahnya Menurut Dokter
- Antara FOTO
VIVA Jakarta – Batu ginjal merupakan salah satu penyakit pada saluran kemih yang dapat menyebabkan rasa nyeri luar biasa dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Meski sering dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang orang lanjut usia, faktanya batu ginjal dapat dialami oleh siapa saja, terutama mereka yang memiliki pola hidup kurang sehat dan jarang memenuhi kebutuhan cairan tubuh.
Dilansir Hindustan Times, Konsultan Urologi di Manipal Hospital Bhubaneswar, Dr. Sarbjit Mohapatra, menjelaskan bahwa batu ginjal terbentuk dari endapan mineral dan garam yang mengkristal di dalam ginjal. Seiring waktu, kristal-kristal tersebut akan bergabung hingga membentuk batu dengan ukuran yang bervariasi, mulai dari sangat kecil hingga cukup besar untuk menyumbat saluran kemih.
Menurut Dr. Sarbjit, salah satu penyebab utama terbentuknya batu ginjal adalah dehidrasi atau kurangnya asupan cairan. Ketika tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat tetapi tidak diimbangi dengan minum air putih yang cukup, volume urine akan menurun. Kondisi tersebut membuat zat-zat mineral di dalam urine menjadi lebih pekat sehingga lebih mudah mengendap dan membentuk batu.
Ia mengatakan kondisi ini sering ditemukan saat cuaca panas atau musim kemarau. Banyak orang berkeringat lebih banyak, tetapi tidak meningkatkan konsumsi air putih. Di sisi lain, kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein seperti teh dan kopi tanpa diimbangi air putih juga dapat memperbesar risiko dehidrasi.
Selain itu, aktivitas di luar ruangan, perjalanan jauh, hingga kebiasaan menahan buang air kecil juga menjadi faktor yang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.
Banyak Faktor yang Meningkatkan Risiko Batu Ginjal
Selain kurang minum, terdapat berbagai faktor lain yang dapat memicu munculnya batu ginjal. Pola makan tinggi garam menjadi salah satu penyebab yang paling sering ditemukan karena dapat meningkatkan kadar kalsium dalam urine.
Konsumsi protein hewani secara berlebihan, terutama daging merah dan jeroan, juga dapat meningkatkan kadar asam urat sehingga memicu pembentukan jenis batu ginjal tertentu.
Risiko penyakit ini juga lebih tinggi pada orang yang mengalami infeksi saluran kemih, obesitas, sindrom metabolik, atau memiliki anggota keluarga dengan riwayat batu ginjal. Seseorang yang pernah mengalami batu ginjal sebelumnya pun memiliki kemungkinan lebih besar mengalami kekambuhan dibandingkan mereka yang belum pernah mengalaminya.