Bukan Sekadar Horor Pelet, Pemikat Jiwa Bikin Penonton Merinding karena Teror Obsesi dan Manipulasi

Film horor Pemikat Jiwa sukses mematahkan ekspektasi banyak penonton setelah penayangan gala perdananya.
Sumber :
  • Istimewa

VIVA JakartaFilm horor Pemikat Jiwa sukses mematahkan ekspektasi banyak penonton setelah penayangan gala perdananya. Awalnya, film ini diperkirakan hanya mengangkat kisah pelet dengan formula horor yang umum. 

img_title Paket Datang, Teror Dimulai! Film Paket Santet Bikin Benda Sehari-hari Jadi Mengerikan

Namun, sutradara Dom Dharmo justru menghadirkan cerita psikologis yang lebih kelam. Film ini menghadirkan balutan teror gaib, obsesi, manipulasi, hingga cinta yang dipaksakan.

Alih-alih hanya mengandalkan unsur mistis, Pemikat Jiwa membawa penonton menyelami sisi gelap hubungan yang tidak sehat. Teror dalam film ini lahir bukan hanya dari kekuatan supranatural. Namun, juga dari karakter manusia yang terobsesi dan tak mampu menerima penolakan.

img_title Titi Kamal Jadi Ibu yang Dihantui Teror Rumah Baru di Perumahan Laddaland

Pendekatan tersebut membuat banyak penonton mengaku terkejut karena film berkembang jauh di luar dugaan mereka.

"Gue kira ini cuma film horor pelet biasa. Ternyata di luar dugaan. Fajar Nugra, lu sinting!"

img_title Ribuan Penonton Padati Melostra Budi Luhur 2026, Bukti Kolaborasi Seni-Kreativitas Mahasiswa

Komentar tersebut menjadi salah satu reaksi yang paling banyak diperbincangkan usai gala premiere. 

Sorotan utama tertuju pada penampilan Fajar Nugra sebagai Jay, sosok pria obsesif dan manipulatif yang berhasil memancing emosi penonton.

Karakter Jay dinilai begitu kuat karena terasa dekat dengan realitas hubungan toksik yang kerap ditemui di kehidupan sehari-hari. Penonton dibuat kesal, takut, sekaligus tidak nyaman melihat bagaimana obsesi perlahan berubah menjadi teror.

Transformasi Karakter

Tak hanya Fajar Nugra, akting Givina sebagai Wulan juga menuai apresiasi. Karakternya mengalami perubahan drastis dari sosok perempuan yang lembut menjadi pribadi yang semakin nekat hingga kehilangan kendali atas dirinya sendiri.

Perjalanan karakter tersebut membuat penonton tidak sekadar melihat seseorang yang menjadi korban pelet. Namun, juga merasakan bagaimana kehidupan seseorang dapat berubah ketika kehendaknya dipaksa oleh kekuatan di luar dirinya.

Sementara itu, Yuni Yasmin lewat karakter Sasi Geni disebut menjadi salah satu sumber teror paling mengganggu dalam film. Meski sosoknya sudah diperkenalkan melalui poster dan trailer, penonton menilai kemunculannya di layar lebar jauh lebih menyeramkan dibandingkan ekspektasi awal.

Horor Lewat Atmosfer

Salah satu kekuatan Pemikat Jiwa terletak pada cara film ini membangun ketegangan. Dom Dharmo tidak hanya mengandalkan adegan kejut atau jump scare, melainkan merangkai rasa takut melalui atmosfer, konflik psikologis, perkembangan karakter, dan tekanan emosional yang terus meningkat.

Halaman Selanjutnya
img_title