Joycamp 2026 Ajarkan Anak Yatim Jaga Alam, Peserta Berpeluang Raih Beasiswa Penuh
- Istimewa
VIVA Jakarta - Lembaga Amil Zakat (LAZ) Percikan Iman kembali menghadirkan program pembinaan bagi anak-anak yatim dan dhuafa melalui Joycamp Percikan Iman 2026. Sebanyak 335 peserta dari berbagai daerah mengikuti kegiatan selama dua hari, 8–9 Juli 2026, di Area Wakaf Masjid Peradaban Percikan Iman, Arjasari, Kabupaten Bandung.
Mengusung tema 'Merawat Alam, Menjaga Iman', Joycamp tahun ini dirancang tak hanya sebagai ajang rekreasi dan kebersamaan. Namun, juga jadi ruang pendidikan yang menanamkan nilai-nilai keislaman, kepedulian terhadap lingkungan, serta pengembangan karakter sejak usia dini.
Program tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Lebaran Yatim yang diinisiasi Kementerian Agama RI melalui lembaga amil zakat. Percikan Iman kemudian mengembangkannya menjadi program pembinaan yang lebih berkelanjutan, melanjutkan semangat Jambore Anak Saleh yang rutin diselenggarakan pada tahun-tahun sebelumnya.
Ketua Pelaksana Joycamp Percikan Iman 2026, Siswadi menjelaskan tema yang diusung berangkat dari ajaran Islam yang menempatkan manusia sebagai khalifah di bumi dengan tanggung jawab menjaga kelestarian alam.
Menurutnya, meningkatnya ancaman bencana, khususnya di Jawa Barat, menjadi alasan penting untuk mengenalkan kesadaran lingkungan kepada anak-anak sejak dini.
"Landasannya adalah Alquran, Surah Al-Baqarah ayat 30. Kami ingin mengingatkan anak-anak bahwa mereka diutus Allah untuk menjaga bumi, bukan merusaknya. Menjaga lingkungan adalah bagian dari keimanan," kata Siswadi, dalam keterangannya, Sabtu, 11 Juli 2026.
Belajar, dan Peduli Lingkungan
Siswadi menjelaskan Joycamp dirancang berbeda dari kegiatan santunan anak yatim pada umumnya. Selain memberikan bantuan, program ini juga menghadirkan ruang belajar yang mendorong peserta mengembangkan kemampuan.
Selain itu, perluas pergaulan, serta membangun rasa percaya diri melalui kompetisi yang sehat.
Selama dua hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan seperti Pildacil, Hifdzil Quran, Story Telling, Cerdas Cermat, maraton, futsal, hingga pawai kontingen.
Mereka juga memperoleh pembelajaran melalui workshop kebencanaan, kegiatan penanaman pohon, dan edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan sebagai amanah yang harus dijalankan setiap muslim.
Sebagai bentuk pembinaan berkelanjutan, peserta yang berprestasi juga berkesempatan mengikuti seleksi beasiswa penuh di SMP Boarding School Percikan Iman.