Usia 30 Tahun ke Atas, Massa Otot Mulai Berkurang? Ini Cara Menjaga Tubuh Tetap Kuat
- Istimewa/AI
VIVA Jakarta – Bertambahnya usia membawa sejumlah perubahan pada tubuh yang sering kali berlangsung secara perlahan dan tidak disadari. Salah satunya adalah berkurangnya massa otot yang mulai terjadi setelah seseorang memasuki usia 30 tahun.
Penurunan massa otot tersebut bukan hanya berkaitan dengan perubahan bentuk tubuh. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini dapat memengaruhi kekuatan, keseimbangan, kemampuan bergerak, hingga proses metabolisme. Karena itu, menjaga otot tetap aktif sejak usia produktif menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kesehatan di masa mendatang.
Kondisi kehilangan massa otot secara bertahap dikenal sebagai sarkopenia. Proses tersebut dapat berlangsung perlahan sehingga seseorang sering kali tidak menyadari adanya perubahan sampai kekuatan fisiknya mulai menurun.
Dikutip dari laman Hindustan Times, ahli bedah ortopedi sekaligus pendidik kesehatan asal Mumbai, India, Dr. Manan Vora, mengingatkan bahwa kehilangan massa otot merupakan persoalan yang kerap diabaikan. Padahal, otot memiliki peran penting dalam menjaga fungsi tubuh, termasuk mendukung aktivitas sehari-hari dan metabolisme.
Mengapa Massa Otot Penting?
Otot selama ini lebih sering dikaitkan dengan kekuatan fisik atau bentuk tubuh. Padahal, jaringan otot juga mempunyai peran penting dalam berbagai proses yang berlangsung di dalam tubuh.
Salah satunya berkaitan dengan pengaturan glukosa. Otot menggunakan glukosa sebagai sumber energi sehingga keberadaan massa otot yang memadai ikut mendukung kemampuan tubuh dalam mengelola gula darah.
Ketika massa otot terus mengalami penurunan, kemampuan tubuh dalam mengatur glukosa dapat ikut berubah. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap perubahan metabolisme dan peningkatan berat badan apabila tidak disertai pola hidup sehat.
Itulah sebabnya mempertahankan massa otot seiring bertambahnya usia tidak hanya penting bagi orang yang ingin memiliki tubuh atletis. Otot yang terjaga membantu seseorang tetap kuat, aktif dan mampu melakukan berbagai kegiatan sehari-hari.
Tulang Juga Bisa Mengalami Penurunan Kekuatan
Perhatian terhadap kesehatan tubuh setelah usia 30 tahun tidak hanya tertuju pada otot. Kepadatan dan kekuatan tulang juga perlu dijaga.
Seiring bertambahnya usia, tulang dapat mengalami penurunan kepadatan secara perlahan. Kondisi tersebut terkadang tidak menimbulkan tanda yang mudah dikenali. Seseorang bahkan dapat tidak mengetahui bahwa tulangnya mulai rapuh sampai mengalami patah tulang akibat benturan atau jatuh.